/
Rabu, 01 Februari 2023 | 18:49 WIB
Presiden Jokowi ditengah isu reshuffle (Biro Pers Sekretariat Negara)

SuaraCianjur.id – Tradisi Jawa seolah menjadi landasan bagi Presiden Jokowi dalam melaksanakan kerja-kerja politiknya. Hal ini juga termasuk dalam perombakan kabinet atau reshuffle, yang biasanya Jokowi lakukan pada penanggalan jawa, tepatnya pada Rabu Pon.

Bertepatan dengan hari ini, Rabu Pon (1/2/2023), isu perombakan kabinet kembali menguat. Namun saat ditanya oleh awak media, Jokowi kembali memberikan kode penegasa bahwa hari ini adalah Rabu Pon.

"Saya udah sampaikan kemarin, tadi malam. Yang jelas hari ini Rabu Pon," kata Jokowi sambil tertawa di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat. 

Pernyataan tersebut masih menjadi misteri, namun tidak menyurutkan isu perombakan kabinet. Jokowi meminta agar masyarakat menunggu keputusan yang akan ia ambil. 

“ya tunggu aja besok, ditunggu saja,” lanjut Jokowi. 

Di sisi lain, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengungkap Jokowi akan melakukan kegiatan internal di Istana sebelum terbang ke Bali.

"Pagi ada Mandiri Investment Forum, siang internal, sorenya ke Bali," ungkap Bey di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (31/1/2023). 

Hal ini memunculkan opini bahwa kegiatan internal yang dilakukan di Istana adalah membahas tentang perombakan kabinet. 

Jokowi menyebut ada dua pertimbangan dirinya me-reshuffle menterinya di Kabinet Indonesia Maju. Hal ini Jokowi sampaikan di tengah isu reshuffle pada Rabu Pon, 1 Februari 2023. 

Baca Juga: Sepak Bola Indonesia Berbenah soal Pengamanan Stadion, Iwan Bule: Tragedi Jangan Sampai Terulang Lagi

"Yang utama memang performa kinerja, bahwa ada sisi politik juga pasti ada, tapi itu bukan yang utama," ujar Jokowi. (*)

Load More