Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan kegiatan Kursus Manajemen Pengamanan Stadion, yang ditutup pada Rabu (1/2/2023) di Mabes Polri, Jakarta, dibuat agar tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, tidak terulang lagi ke depannya.
"Kami harus melakukan perbaikan sesuai arahan dari Bapak Presiden untuk melaksanakan transformasi pelaksanaan kegiatan olahraga yang lebih baik dari sisi penyelenggaraan, keamanan dan manajemen pengaturan suporter serta penonton," ujar pria yang akrab disapa Iwan Bule itu seperti dimuat Antara, Rabu (1/2/2023).
Kursus Manajemen Pengamanan Stadion berlangsung selama sembilan hari. Kegiatan yang diinisiasi oleh Polri itu mendatangkan pakar profesional dari Coventry University, Inggris.
Pelatihan tersebut diikuti oleh total 66 orang, di mana 56 orang di antaranya merupakan personel Polri dan sisanya merupakan perwakilan dari Kemenpora, Kementerian PUPR, Kemenkes, PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Pihak Polri menyatakan, kursus tersebut merupakan bentuk implementasi Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.
Selain itu, Polri juga melaksanakan transformasi pengamanan sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
"Polri berkomitmen terus melaksanakan peningkatan kualitas pengamanan, terutama terkait dengan penyelenggaraan kompetisi besar, khususnya sepak bola," kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, terjadi pada awal Oktober 2022.
Peristiwa yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan lainnya itu membuat pemerintah Indonesia berupaya untuk mentransformasi kegiatan olahraga, khususnya sepak bola, agar dapat berjalan aman bagi semua orang.
Baca Juga: Maju Ketum PSSI, Erick Thohir: Perlu Nyali untuk Bersih-bersih Sepak Bola
Berita Terkait
-
PSSI Izinkan Persija Jakarta vs Persib Bandung Digelar di SUGBK pada 10 Mei 2026
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Komdis PSSI Resmi Jatuhi Fadly Alberto Hukuman Berat!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global
-
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir
-
Cesc Fabregas Puji Sosok Asal Indonesia di Tengah Isu Latih Chelsea
-
Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Tak Aman? Pakar Keamanan Ungkap Ancaman Nyata di AS dan Meksiko
-
AS Dituding Peras Suporter! Ongkos Transport Piala Dunia 2026 Naik 1170 Persen
-
Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Kanada - Dua Kota Ikonik dan Ambisi di Panggung Dunia
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
5 Juta Tiket Terjual, Tapi Reservasi Hotel Sepi, Ada Apa dengan Piala Dunia 2026?