SuaraCianjur.id - Resah dan gelisah karena tekanan darah tinggi yang tak kunjung turun? simak empat tips menurunkan tekanan darah tinggi pada artikel di bawah ini.
Pakar kesehatan herbal dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa salah satu tips menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah dengan meminum air kelapa.
dr Zaidul Akbar mengungkap minuman berkhasiat yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tetap sehat dan bugar.
Untuk takarannya, Anda bisa rutin minum air kelapa setiap hari untuk menurunkan tensi atau tekanan darah tinggi.
"Jadi kalau bapak bisa merutinkan minum air kelapa 1 hari 1 aja InsyaAllah akan sangat membantu menurunkan tekanan darah," lanjut dr Zaidul Akbar dikutip dari kanal YouTube Bisikan.com, Sabtu (4/2/2023).
Tips Turunkan Tekanan Darah Tinggi
Selain air kelapa, berikut tips lainnya untuk menurunkan tekanan darah tinggi menurut dr Zaidul Akbar.
1. Bangun Malam
Menurut dr Zaidul Akbar, bangun malam adalah salah satu cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau rendah.
Tidak harus bangun di tengah malam, tapi bangun larut malam untuk beribadah atau berdoa.
Baca Juga: 100 Mantan Karyawan Twitter Ajukan Gugatan Terhadap Elon Musk, Jumlahnya Terus Meningkat
Selain itu, cara menurunkan tekanan darah tinggi juga bisa dilakukan dengan memperbanyak shalat sunnah.
"Saran saya bagi Anda yang kena hipertensi atau darah tinggi ini cobalah mulai memperbanyak shalat sunnah," lanjutnya.
Kemudian, ahli kesehatan sekaligus seorang pendakwah ini juga menganjurkan untuk memperlama rukuk dan sujud.
2. Konsumsi Makanan Tinggi Serat
Menurut dr Zaidul Akbar, mengonsumsi makanan tinggi serat dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Makanan berserat tinggi terdapat pada lidah buaya, rumput laut, dan makanan yang mengandung kolagen.
Tag
- # tekanan darah tinggi
- # cara menurunkan tensi
- # hipertensi
- # zaidul akbar
- # dr zaidul akbar
- # pakar kesehatan herbal
- # tips zaidul akbar
- # air kelapa
- # minuman berkhasiat
- # daya tahan tubuh
- # sehat
- # bugar
- # jurus sehat rasulullah
- # bangun malam
- # memperbanyak shalat sunnah
- # makanan tinggi serat
- # makanan olahan
- # konsumsi
- # puasa
- # nabi muhammad saw
Berita Terkait
-
Inilah Tips Turunkan Tekanan Darah Tinggi dari Zaidul Akbar, Salah Satunya dengan Air Kelapa
-
Zaidul Akbar Beberkan Tips Hindari Jerawat, Apa Sajakah itu?
-
Hati-Hati, Usus Kotor Bisa Sebabkan Banyak Masalah, Ini Penjelasan Zaidul Akbar
-
Zaidul Akbar Jelaskan Manfaat Air Hujan, dari Sembuhkan Stress Hingga Darah Tinggi
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gunakan Teknik Stripping, Pemuda Sukabumi Sukses Cetak 3.000 Anakan 'Ikan Dewa' yang Langka
-
Jembatan Ampera hingga Masjid Agung Palembang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare
-
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang
-
Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat