SuaraCianjur.id - Dilansir dari intipseleb, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang adalah sebuah desa yang saat ini sedang berusaha untuk mengembangkan potensinya menjadi desa wisata.
Desa Pamotan, atau yang lebih sering dikenal dengan sebutan Pamotan Dampit ini merupakan sebuah daerah yang masih sangat asri akan keindahan alamnya.
Terletak di dekat lereng gunung Semeru, dihiasi oleh dataran sawah, pohon pinus, pohon kelapa, dan sungai yang masih jernih terjaga, membuat tempat ini memiliki udara yang sangat sejuk.
Selain itu, Pamotan Dampit juga terkenal sebagai penghasil kopi robusta yang nikmat dan sering dijuluki sebagai Ubudnya dari Malang.
Untuk dapat mencapai ke Pamotan Dampit sendiri tidak begitu sulit. Dari pusat kota Malang, anda dapat melakukan perjalanan menggukan sepeda motor maupun mobil.
Dari kota Malang anda akan menuju ke arah Selatan menuju Kecamatan Turen. Lalu setelah anda Berada di Kecamatan Turen, anda dapat mengambil arah ke Timur menuju Kecamatan Dampit.
Karena memiliki keunggulan landscape yang masih alami dan natural. Pamotan Dampit menawarkan fitur keindahan alam yang menakjubkan terlebih untuk berfoto saat sunset maupun sunrise.
Tidak hanya itu, desa ini juga sudah menyuguhkan aktifitas luar ruangan yang dapat dinikmati seperti menyusuri sungai menggunakan perahu sewaan dan juga tur menyusuri desa, serta hutan pinus menggunakan kendaraan jeep.
Sumber: intipseleb.com
Baca Juga: Hujan Kartu di Laga Arema FC vs PSM Makassar, Bernardo Tavares Semprot Wasit
Tag
Berita Terkait
-
Kepolosan Dul Jaelani saat Merayakan Ulang Tahun Maia Estianty, Ibunya
-
Makin Umur, Makin Realistis. Inilah Tanggapan Jose Mourinho saat Ditanya Mengenai Pemilihan Skuatnya Melawan Cremonese
-
Pep Guardiola Beri Penjelasan Mengapa Joao Cancelo Dipinjamkan ke Bayern Munich
-
Waspada Indonesia, Jangan Pesan Tiket Bila Melihat Event yang Ada Seventeen dan ENHYPEN ini
-
Sampai Jumpa KWANGYA, K-Netz Sambut Konsep Baru SM Entertainment dengan Usainya Kontrak Produksi Lee Soo Man
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta