SuaraCianjur.id - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung karena ulah pendukungnya sendiri, Kamis (9/2/2023). Persib harus membayar denda Rp 50 juta kepada Komdis PSSI.
Hukuman tersebut dijatuhkan akibat aksi oknum suporter Persib tak terpuji yang melakukan pelemparan benda keras ke arah suporter PSS Sleman di tribun selatan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (5/2/2023).
"Merujuk kepada Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4 dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018, Klub Persib dikenakan sanksi denda sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah)," demikian kutipan salinan keputusan Komdis PSSI dinukil Suara Cianjur, Kamis (9/2/2023).
"Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat," lanjut kutipan tersebut.
Persib diketahui acapkali mendapatkan sanksi denda akibat aksi memalukan oknum suporter.
Sebelumnya, Persib juga sempat dijatuhi sanksi denda akibat penyalaan flare di dalam stadion
Pada laga melawan PSS Sleman yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Maung Bandung, tingkah laku buruk suporter juga terjadi di luar stadion.
Saat itu usai pertandingan, sekelompok oknum suporter melakukan aksi provokasi.
Akibat aksi provokasi tersebut, 11 orang ditangkap polisi. Bahkan setelah diperiksa, terdapat oknum suporter yang positif mengonsumsi narkoba. (*)
Baca Juga: Kejutan! Meski KO, Jeka Saragih Tetap Dapat Kontrak 5-Fight Contract UFC
Tag
Berita Terkait
-
Luis Milla Sekalipun Tak Bisa Bantah Fakta Ini, Pecutan Bikin Auman dan Taring Maung Bandung Kembali Tajam
-
Misi Daisuke Sato Tumbangkan Bali United, Bakar Dendam Usai Persib Bandung Telan Pil Pahit di Laga Kandang
-
Luis Milla Beberkan Pemain Indonesia Kurang Paham Bermain Bola
-
Luis Milla, Tak Diperpanjang Timnas, Kini Gacor Dengan Persib Bandung. PSSI Nyesel ?
-
Tren Baru Liga 1, Pelatih Asing Bawa Rombongan Staf dari Luar Indonesia
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
FFF Bidik Zinedine Zidane, Timnas Prancis Siap Mulai Era Baru
-
Ingat Yamaha Crypton? Begini Tampang Penerusnya, Harga Papan Atas
-
Pemda Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Agus Pramusinto Usul Pangkas Honor Komisaris
-
Rudal Iran Mengamuk Hancurkan Gudang Senjata dan Sistem Radar Amerika Serikat di Kuwait
-
Bocoran Vivo X500 Ultra: Vivo Pertimbangkan Tiga Sensor Telefoto 200MP Sekaligus
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga