/
Rabu, 15 Februari 2023 | 07:50 WIB
Giorgio Ramadhan (GR) menabrak mobil Brio kuning lalu melakukan pengrusakan langsung di lokasi. ((Tangkapan layar video amatir Twitter @sirajapadoha))

SuaraCianjur.id - Giorgio Ramadhan atau GR (24), sopir Fortuner arogan yang mengamuk di Jalan Senopati, Jakarta Selatan pada Minggu (12/2/2023) dini hari resmi ditahan polisi. 

GR ditetapkan sebagai tersangka perusakan setelah viralnya video dirinya selaku pengendara Fortuner mengamuk di tengah jalan dan merusak mobil orang lain. 

Belakangan beredar kabar di media sosial terkait rekam jejaknya selama ini.

Sebelumnya, GR ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 406 KUHP terkait perusakan.

"Kami menetapkan perbuatan tersangka dengan Pasal 406 KUHP yaitu perusakan terhadap barang dan perbuatan ancaman kekerasan yang dilakukan tersangka terhadap orang sebagaimana pasal 335 ayat 1 KUHP," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary pada Senin (13/2/2023) malam.

Disebut Sebagai 'Musuh Ukraina'

Nah, publik di media sosial ramai membahas soal sosok GR atau Giorgio. Ia disebut sebagai mahasiswa di luar negeri dan bahkan ada yang bilang sebagai penyusup ke kawasan Ukraina di saat perang dengan Rusia berkecamuk.

Muncul sebuah thread di Twitter yang menyebut GR adalah penyusup saat perang Rusia-Ukraina. Lantas benarkah sopir Fortuner itu buronan atau 'musuh' Ukraina?

Akun Twitter @xa***ya membagikan sebuah isu jika GR pernah terang-terangan mendukung militer Rusia saat perang Rusia-Ukraina tengah bergejolak.

Dalam utas Twitter yang dia buat pada Senin (13/2/2023), GR yang merupakan warga Indonesia diduga menjadi buronan pihak Ukraina lantaran dirinya kerap membagikan konten-konten pro terhadap negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin itu.

Baca Juga: PSG Takluk Pada Babak 16 Besar Liga Champion, Leo Messi Seperti Kartu Keberuntungan Bayern Munchen

Dalam sebuah gambar tangkapan layar yang diambil dari biro keamanan Ukraina, GR yang dimakasud adalah Giorgio Ramadhan. 

Melalui catatan itu ia telah terbukti melanggar peraturan negara lantaran dengan sengaja menembus wilayah Donbass di Ukraina yang saat ini tengah diduduki oleh Rusia.

Diceritakan dalam thread itu, GR yang masih menjadi mahasiswa hukum, berencana akan mengikuti program pertukaran pelajar di Belanda.

Akan tetapi, dia memilih untuk berputar arah dan bertolak ke Lugansk, sebuah wilayah di perbatasan Rusia-Ukraina yang kini disebut telah diduduki Rusia melalui referendum.

Selama tinggal di sana, GR menunjukkan solidaritasnya untuk orang-orang Donbass dengan cara menghadiri konferensi anti-fasis dan juga demonstrasi pada 1 Mei menentang pemerintah Ukraina.

Namun, hingga saat ini akun Twitter @kamin***_ itu belum bisa membuktikan kabar bahwa GR yang dimaksud merupakan si pengendara Fortuner.

Load More