/
Rabu, 15 Februari 2023 | 18:00 WIB
dr.. Zaidul Akbar sedang mengilustrasikan gerakan jeweran untuk merangsang nervus vagus (Tangkapan layar kanal YouTube / dr. Zaidul Akbar Official)

SuaraCianjur.id - Kadang kala, saat kita sedang menghadapi anak yang sulit diatur dan bandel, kita sering menerapkan hukuman untuk memperingatkannya agar mau patuh seperti menjewer.

Namun banyak dari kita pasti belum tahu maksud dari kita melakukan hukuman jeweran itu kepada anak. Sebenarnya dengan menjewer dapat memberikan pengaruh apa kepada anak?

Bisa saja, kalau kita melakukannya tanpa tahu alasannya salah-salah bukan efek jera yang kita berikan kepada anak tapi malah justru dapat mencederai anak yang mungkin akan berdampak fatal nantinya.

Seperti dilansir dari kanal YouTube miliknya, dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa memberikan hukuman atau peringatan kepada anak berupa jeweran itu benar karena dapat merangsang nervus vagus.

"Kadang ada orang nyubit dengan cinta, dengan kasih sayang. Ada, bagus itu (sambil bergurau)." kata dr. Zaidul Akbar, dikutip cianjur.suara.com dari kanal YouTube miliknya, Rabu (15/2/2023).

"Salah satunya temen-temen akupunktur paham nih, kan banyak receptor disini kan (sambil menunjuk area telinga)? Receptor yang membuat kita sadar. Makanya kalau anak-anak lagi bandel bener tuh dijewer, bener (sambil mengilustrasikan jeweran). Menurut saya sih," ujar dr. Zaidul Akbar.

"Tapi jewerannya cinta ya dan bukan dengan kemarahan, itu bagus jewer," lanjut beliau.

Beliau mengatakan bahwa hal tersebut merupakan vagal tone, sebuah aktifitas yang dilakukan untuk merangsang nervus vagus yang berguna untuk menyadarkan anak tersebut.

Sumber: youtube.com / dr. Zaidul Akbar Official

Baca Juga: Pendukung Richard Eliezer Menangis Histeris: Hikmah Agar Selalu Jujur Kepada Siapa Pun

Load More