/
Senin, 20 Februari 2023 | 21:05 WIB
dr. Zaidul Akbar tak sarankan minum jus buah (YouTube dr. Zaidul Akbar Official)

SuaraCianjur.Id- Lembaga penelitian Australia, CSIRO, sedang mengembangkan teknologi yang bisa mengurangi kadar gula dalam minuman jus hingga dua pertiganya.

Pemerintah Australia sebelumnya menurunkan peringkat kesehatan dari minuman jus karena kandungan gulanya yang tinggi.

Teknologi fermentasi yang dimiliki CSIRO dapat mengubah gula dalam jus buah menjadi serat atau karbohidrat kompleks, sehingga mengurangi kandungan gula dalam jus.

Meski teknologi ini sudah dipatenkan pada tahun 2018, peneliti masih terus mencari cara untuk memperbaiki teknologi tersebut dan mencari mitra untuk menjualkannya di pasaran.

Dikutip dari Suara.com, menurut Gemma Howells, salah satu peneliti CSIRO, "Mengagumkan sekali, kami bisa menemukan cara untuk mengurangi kadar gula dalam jus lewat proses alami," katanya.

Teknologi ini memiliki banyak potensi, selain mengurangi kadar gula, produk akhirnya akan memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dan kandungan antioksidan yang lebih tinggi.

Indeks glikemik adalah petunjuk seberapa cepat makanan dengan karbohidrat akan memengaruhi kenaikan gula darah dalam tubuh.

Teknologi ini dapat menghasilkan jus buah yang lebih sehat, tanpa bahan tambahan dan pemanis buatan, sehingga memberikan manfaat gizi dari jus tanpa kadar gula yang tinggi. 

Baca Juga: 6 Bentuk Mr P Paling Dicari, Mana yang Bikin Perempuan Mabuk Kebayang?

Load More