SuaraCianjur.id - Kasus kekerasan sedang menjadi sorotan, setelah Mario Dandy Satrio (MDS) anak pejabat pajak, melakukan penganiayaan terhadap seorang anak yang bernama David.
Kasus ini menjadi sorotan publik, apalagi terdapat video yang memperlihatkan tindakan kekerasan secara brutal yang dilakukakn MDS kepada David. Hal ini tentu mendapat kecaman publik.
Namun, apa yang mendorong seseorang untuk melakukan kekerasan? Berikut adalah beberapa alasan yang mungkin menjadi penyebab seseorang melakukan kekerasan, serta pandangan dari para ahli tentang fenomena ini.
1. Rasa ketidakadilan dan frustrasi
Salah satu alasan yang sering dikaitkan dengan perilaku kekerasan adalah rasa ketidakadilan dan frustrasi. Orang yang merasa dirugikan atau tidak adil dalam suatu situasi, misalnya di tempat kerja atau dalam hubungan pribadi, dapat merespon dengan perilaku agresif atau kekerasan. Menurut Dr. Craig Anderson, seorang psikolog sosial di Iowa State University, "Rasa tidak adil atau tidak dihargai dapat menjadi pemicu utama kekerasan dalam hubungan pribadi."
Gangguan mental seperti gangguan bipolar, skizofrenia, dan depresi dapat menjadi penyebab seseorang melakukan kekerasan. Menurut American Psychological Association, "Orang dengan gangguan mental yang parah mungkin merasa terisolasi, frustrasi, dan tidak terpahami oleh orang lain. Hal ini dapat menyebabkan mereka merespons dengan perilaku kekerasan." Namun, penting untuk dicatat bahwa kebanyakan orang dengan gangguan mental tidak melakukan kekerasan.
3. Pengaruh lingkungan
Lingkungan sosial dan fisik dapat berperan dalam mempengaruhi seseorang untuk melakukan kekerasan. Anak-anak yang tumbuh di lingkungan yang keras dan penuh dengan kekerasan, misalnya, mungkin belajar bahwa kekerasan adalah cara yang dapat diterima untuk menyelesaikan konflik. "Lingkungan yang kasar, misalnya lingkungan kriminal, miskin, atau dengan tingkat kekerasan yang tinggi, dapat memperkuat perilaku kekerasan," kata Dr. Anderson.
Baca Juga: Perang Urat Saraf Elite Partai: Pemilu Terbuka Atau Tertutup, Seolah Demi Rakyat
4. Pengaruh media
Media, khususnya film, televisi, dan video game, sering dihubungkan dengan perilaku kekerasan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan terhadap kekerasan dalam media dapat meningkatkan kemungkinan seseorang untuk melakukan kekerasan. Menurut Dr. Brad Bushman, seorang profesor psikologi di Ohio State University, "Setiap kali seseorang menonton kekerasan di media, mereka belajar bahwa kekerasan adalah cara yang dapat diterima untuk menyelesaikan konflik."
5. Alkohol dan obat-obatan
Ketergantungan pada alkohol atau obat-obatan dapat menyebabkan seseorang melakukan kekerasan. Alkohol dan obat-obatan dapat mengubah persepsi seseorang tentang realitas dan mengurangi kontrol diri mereka, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya perilaku kekerasan. Alkohol dan obat-obatan dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk memproses informasi dan mengambil keputusan yang baik.
Sumber:
- Craig A. Anderson, "Causes of Domestic Violence," Iowa State University, https://www.psychology.iastate.edu/faculty/caa/abstracts/1995-1999/99AGCA.html
- American Psychological Association, "Violence and Mental Illness," https://www.apa.org/pi/about/publications/caregivers/practice-settings/mental-illness-violence
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
-
Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?
-
Panas! Provokasi Lamine Yamal Jelang Kick Off Prancis vs Spanyol
-
Susunan Pemain Prancis vs Spanyol: Mbappe Pimpin Les Blues, La Furia Roja Andalkan Yamal
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'