SuaraCianjur.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar, telah mengimbau aparat penegak hukum untuk menggunakan pasal terorisme terkait Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh KKB di Papua merupakan tindakan terorisme yang harus diatasi dengan tegas oleh pihak berwenang.
Dalam sebuah wawancara, Komjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan bahwa KKB telah melakukan aksi-aksi kejahatan yang merugikan masyarakat dan melanggar hukum. Oleh karena itu, dia meminta pihak berwenang untuk tidak ragu menggunakan pasal terorisme untuk menindak KKB.
"KKB itu sudah merupakan bagian dari kejahatan terorisme," tutur Kepala BNPT, Komjen Pol, Boy Rafli Amar di Jakarta, Jumat, (24/2/2023) dikutip dari polri.go.id.
Selain itu, Boy Rafli juga mengarahkan agar aparat Polisi dan TNI dapat tetap fokus dan tidak terpengaruh oleh narasi yang dibuat KKB.
"Jadi semua on the track, dan yang terpenting orang Papua terus kami berikan pencerahan agar jangan sampai ikut narasi yang dibangun jaringan KKB yang menghalalkan kekerasan dalam mencapai tujuan," lanjut Boy Rafli.
Sebelumnya, pesawat Susi Air mengalami insiden yang mengejutkan saat akan digunakan untuk mengevakuasi petugas puskesmas yang menjadi korban pengancaman oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Pesawat Susi Air dengan nomor registrasi PK-BVY tersebut dibakar oleh KKB di salah satu lapangan terbang di Nduga, Papua Tengah, Selasa (7/2/2023). (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Lebaran Tanpa Vidi Aldiano, Keluarga Buntu Pikirkan Konsep di Hari Raya
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Review Doubt: Misi Profiler Kawakan Misi Mencari Kebenaran atau Misi Menutupi Aib?
-
3 Drama Korea dengan Kisah Pacar Virtual, Ada Boyfriend on Demand
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Membaca Novel ILY: Saat Petualangan Berubah Jadi Pilihan yang Menyakitkan
-
Buku Tenang Semua Akan Baik Baik Saja, Menemukan Tenang dalam Semesta Kecil
-
7 Sunnah Salat Idulfitri: Amalan Sebelum dan Sesudah yang Dianjurkan Lengkap dengan Penjelasannya
-
Reza Arap Ngamuk Dikabarkan Dekat dengan dokter Kamelia: Siapa Lu? Gue Kagak Kenal!