SuaraCianjur.id- Buntut dari kasus penganiayaan dan kekerasan yang dilakukan oleh Mario Dandy anak dari PNS Ditjen Pajak Bernama Rafael Alun Trisambodo, merembet ke soal penghasilan atau gaji.
Mario Dandy melakukan penganiayaan kepada David hingga dibuat koma. Kejadian ini membuat bibir publik menjadi panas. Kini gaji dari Rafael ikut disorot masyarakat Indonesia.
Diketahui kalau Rafael Alun Trisambodo menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kantor Wilayah Jakarta Selatan II.
Publik dibuat kejutan dari total kekayaan yang dimiliki Rafael. Nilainya cukup fantastis hingga mencapai Rp 56 miliar.
Kedudukan tersebut ternyata Rafael Alun Trisambodo mendapatkan tunjangan. Bahkan angkanya bikin melongo karena menyentuh dua digit.
Seperti yang diketahui kalau Mario Dandy melakukan penganiayaan kepada David. Akar permasalahan diduga akibat masalah asmara.
Mario kini sudah ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Mario Dandy adalah anak dari Rafael Alun Trisambodo. Posisi ayahnya dikabarkan memiliki jabatan penting di Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II.
Dengan total kekayaan hingga hamper menyentuh Rp 56 miliar. Sebagai PNS gaji Rafael memang menjadi perhatian publik.
Rafael Alun adalah soerang pejabat pajak Eselon III di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Baca Juga: Tanggapi Pengunduruan Diri Rafael Alun Trisambodo, BKN: Harus Ditolak!
Berdasarkan penelusuran dari Peraturan Presiden (PP) No. 37 tahun 2015, disebutkan kalau tunjangan paling rendah yang bisa dikantongi oleh pegawai berkisar Rp 5.361.800, yang didapatkan untuk jabatan pelaksana.
Sementara itu nilai tingginya mencapai Rp117.375.000, yang didapat bagi mereka yang masuk dalam Eselon I.
Kemudian tunjangan kerja tertinggi yang didapat bagi pejabat Eselon III mampu menyentuh angka Rp 46.478.000.
Sementara itu, untuk gaji pokok bagi pegawai yang masuk dalam Eselon III berkisar Rp 2.920.800 hingga Rp 5.211.000.
Maka dari itu, diprediksi kalau Rafael Alun Trisambodo ayah dari mario Dandy ini bisa menerima penghasilan setiap bulannya dengan kisaran Rp44.000.000 hingga Rp51.000.000.
Rafael sendiri sudah dicopot dari jabatannya oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, paa hari Jumat (24/2) kemarin.
Bahkan setelah itu, muncul pernyataan dari Rafael Alun Trisambodo kalau dirinya mundur dari posisinya sebagai PNS. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Donald Trump Sebut Perjanjian Militer dengan Iran Sebagai Penyerahan Tanpa Syarat
-
dr Tifa Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Masih Sempat Ujian S3 FKUI dari Kantor Polisi!
-
FIFA Ubah Aturan Fotografer Piala Dunia 2026 karena Thomas Tuchel Protes
-
Mahasiswi Unair Nekat Tilap Dana KIP-K Rp103 Juta: Jeratan Pinjol di Balik Jabatan Mentereng
-
Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!
-
Pancarkan Energi Positif, 5 Zodiak yang Terkenal Selalu Ceria
-
Maling Motor di Acara Kuda Lumping Keok: Buron 2 Bulan, Cuma Dapat 600 Ribu
-
Jelang Amerika vs Australia Piala Dunia 2026, Christian Pulisic Masih Berjuang Sembuh dari Cedera
-
Pesona Veteran di Piala Dunia 2026: Pembuktian Kualitas Melampaui Usia
-
Jateng Bergerak Tekan 'Fatherless', Ayah Diminta Antar Anak dan Ambil Rapor