SuaraCianjur.id- Masih banyak orang yang membicarakan kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David.
Bahkan media internasional membahas kasus pengeroyokan yang melibatkan dua anak dari orang yang berpengaruh ini.
The Strait Times, sebuah media di Singapura, menulis sebuah artikel tentang kasus serangan berjudul "Indonesian youth's attack on girlfriend's ex-lover exposes his public servant dad's unexplained wealth" yang membahas insiden tersebut.
Meskipun berita tersebut sangat memalukan karena menjadi berita negatif Indonesia yang dibaca oleh orang di seluruh dunia, namun para pengguna internet teralihkan perhatiannya pada gambar yang digunakan oleh media tersebut.
Ternyata foto yang digunakan oleh media tersebut adalah foto dari seorang Youtuber terkenal, yaitu David Gadgetin.
Sama seperti artikel-artikel lainnya, artikel baru dari The Strait Times yang diterbitkan pada Sabtu, 25 Februari jam 08.04 waktu Singapura, juga menampilkan foto dukungan, yakni foto tersangka dalam kasus ini, yaitu Mario Dandy.
Namun, rupanya terjadi kesalahan penggunaan foto oleh media tersebut. Mereka menggunakan foto wajah David Gadgetin dan menempelkannya pada foto viral yang menunjukkan Mario Dandy.
Editan yang dilakukan cukup baik sehingga bisa menipu para editor The Strait Times.
Banyak warganet yang merasa tergelitik oleh kesalahan tersebut. Banyak juga yang mengutuk pembuat foto yang secara tidak langsung telah mencoreng reputasi David Gadgetin di tingkat internasional.
Baca Juga: Arief Poyuono Desak KPK Periksa Mantan Direksi PGN Terkait Dugaan Korupsi PT Saka Energi
The Strait Times mengganti foto yang salah dengan foto Mario Dandy dan menulis permohonan maaf di akhir artikel.
David Gadgetin adalah youtuber terkenal Indonesia dengan kanal Youtube @Gadgetin yang mengulas berbagai gadget. Ia memiliki 10,5 jt subscriber karena ulasannya yang bagus dan menghibur.
David Gadgetin merespons pemberitaan yang menyeret namanya melalui akun Instagram-nya, @gadgetins. Ia menunjukkan salah satu artikel yang menggunakan foto dirinya dalam postingan terbarunya.
"Kalau yang nulis emang ngikutin cerita anak Rubicon, pasti tau mukanya kayak gimana. Lah ini gambar ilustrasinya aja salah. Yang nuls beneran tau apa yang dia tulis ga sih, atau pake CHatGPT doang," tulis David Gadgetin disertai dengan emot sedih, dikutip cianjur.suara.com, Selasa (28/2/2023).
(*/Tigor Hutabarat)
Sumber: instagram / folkative
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya