SuaraCianjur.Id- Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon berhasil mengungkap kasus ribuan lembar uang palsu dari berbagai mata uang pecahan rupiah dan mata uang asing.
Kasus ini terungkap setelah seorang pria dengan inisial MI dicurigai menggunakan uang palsu saat membeli obat kuat.
Setelah diselidiki, petugas menemukan ribuan lembar uang palsu dari berbagai macam pecahan rupiah dan mata uang asing di dalam kantong plastik hitam.
Dikutip dari Antara, "Dia ditangkap petugas pelabuhan Merak setelah belanja pelumas atau obat kuat. Dan pada saat itu ditemukan juga uang 6.600 lembar rupiah, dollar Singapura, dolar Amerika, Euro," kata Kapolres Cilegon Eko Tjahyo Untoro, di Mapolres Cilegon, Banten, Selasa (28/2/2023).
Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro, menjelaskan bahwa petugas berhasil menangkap tiga orang tersangka, termasuk satu orang dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Tersangka MI, HI, dan TJ (DPO) mereka berasal dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur," kata Nandar.
Barang bukti yang ditemukan meliputi 6.800 lembar uang palsu pecahan Rp10.000 yang menyerupai rupiah, 112 ikat atau 11.200 lembar uang palsu yang menyerupai mata uang asing Dollar Amerika, 30 ikat atau 3000 lembar uang palsu yang menyerupai mata uang asing Euro, 6 ikat atau 600 lembar uang palsu yang menyerupai mata uang asing Dollar Brazil, 300 lembar uang palsu nominal 100.000 rupiah, 60 lembar uang palsu nominal 10.000 rupiah, 1000 lembar uang palsu yang menyerupai mata uang asing Euro Internasional, dan 300 lembar uang palsu yang menyerupai mata uang asing Dollar Zimbabwe.
Rencananya, uang palsu tersebut akan diedarkan atau dibawa para tersangka ke wilayah Lampung.
Para tersangka dikenakan Pasal 36 UU Mata Uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Baca Juga: PeduliLindungi Berubah SatuSehat, Bagaimana Nasib Sertifikat Vaksin?
Total nilai uang palsu termasuk mata uang Indonesia sebesar Rp68 juta.
"Total nilai uang palsu termasuk mata uang Indonesia itu Rp68 juta, kalau mata uang dari negara lain atau mata uang asing kita akan melibatkan tim ahli dari Bank Indonesia," terangnya. (*)
Sumber: Antara News
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah
-
Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru
-
Sinopsis Whispering Water, Film Horor Baru yang Dibintangi Kim Hye Yoon
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya
-
Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Waduh, Lupa Bayar Zakat Fitrah Setelah Sholat Idulfitri? Ini Hukum dan Cara Mengatasinya
-
Manajer Ungkap Detik-Detik Pertemuan Denada dan Ressa Rizky Rossano, Usai 24 Tahun Terpisah
-
5 Tips Aman Makan Makanan Bersantan saat Lebaran agar Tetap Sehat
-
BTS Kuasai Chart Melon Top 100, Album ARIRANG Tembus 3,98 Juta Penjualan
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran