Suara.com - Aplikasi yang sangat diandalkan kala pandemi disebut bakal bertransformasi jadi SatuSehat. Lalu jika Pedulilindungi berubah SatuSehat, bagaimana nasib sertifikat vaksin yang terlanjur masuk dalam menu aplikasi tersebut?
Merangkum berbagai sumber, meskipun bakal bertransformasi, masyarakat tak perlu menghapus Pedulilindungi karena nantinya, aplikasi ini memiliki manfaat yang lebih luas untuk kesehatan masyarakat.
SatuSehat adalah aplikasi kesehatan umum yang menyimpan hampir seluruh rekam medis pengguna, seperti hasil pemeriksaan laboratorium, rekam vaksinasi dan akan terintegrasi dengan apotek hingga rumah sakit.
Dengan aplikasi SatuSehat, pertukaran data kesehatan masyarakat akan jadi lebih efisien dan efektif sehingga warga tak perlu membawa berkas rekam medis fisik ketika berobat.
Saat ini Menkes memiliki target 32 rumah sakit daerah, puskesmas, laboratoriumm dan apotek agar segera terintegrasi di akhir tahun ini. Nanyinya aplikasi ini juga akan terintegrasi dengan BPJS Kesehatan melalui beberapa fase:
- Pertama data pendaftaran pasien dan diagnosa.
- Kedua data prosedur medis, data kondisi vital dan data diet.
- Ketiga data obat yang terintegrasi dengan kamus obat.
- Keempat data observasi laboratorium dan data observasi radiologi.
- Kelima data alergi dan data kondisi fisik.
Pedulilindungi Berubah, Bagaimana Nasib Sertifikat Vaksin
Melalui akun Instagram @pedulilindungi.id, transisi dari aplikasi PeduliLindungi ke Satu Sehat Mobile akan berdampak ke beberapa fitur yang tak bisa diakses oleh pengguna.
Meski Kemenkes tak menyebut fitur-fitur yang tidak bisa diakses pengguna, tapi Kemenkes meminta pengguna agar menyimpan kartu fisik bukti vaksinasi Covid-19 dari fasilitas layanan kesehatan, sebagai langkah antisipasi.
Pengguna juga diimbau menyimpan sertifikat vaksin Covid-19 secara digital yang ada di PeduliLindungi. Lebih lanjut, jika membutuhkan sertifikasi vaksin internasional, kalian bisa menghubungi email helpdesk@kemkes.go.id atau nomor WhatsApp 081110500567.
Baca Juga: Bukan Hilang, Aplikasi PeduliLindungi Berubah Jadi SatuSehat Mulai Hari Ini, Apa Fiturnya?
Sementara itu, aplikasi PeduliLindungi akan ditiadakan mulai besok, Rabu (1/3/2023). Sebagai gantinya, aplikasi SatuSehat akan muncul otomatis di ponsel saat kalian mengakses aplikasi PeduliLindungi.
“Satu Sehat Mobile merupakan transformasi dan pengembangan dari PeduliLindungi yang akan menjadi gaya hidup baru masyarakat agar tetap sehat dan makin sehat," tulis akun Instagram PeduliLindungi, pada Senin (27/2/2023).
Itulah penjelasan tentang aplikasi Pedulilindungi berubah SatuSehat, bagaimana nasib sertifikat vaksin. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Rima Suliastini
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Hilang, Aplikasi PeduliLindungi Berubah Jadi SatuSehat Mulai Hari Ini, Apa Fiturnya?
-
Jangan Bingung, Aplikasi PeduliLindungi Berubah Menjadi SatuSehat Mobile : Apa Bedanya ?
-
Aplikasi PeduliLindungi Bakal Diganti Jadi Aplikasi SatuSehat, Apa Fungsi dan Kegunaannya?
-
Say Goodbye, Mulai 1 Maret 2023 Aplikasi PeduliLindungi Ditiadakan, Ini Gantinya
-
Apa Itu Aplikasi SatuSehat, Pengganti Aplikasi PeduliLindungi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?