/
Rabu, 01 Maret 2023 | 13:31 WIB
Potret Agnes Gracia, dan Mario Dandy. Polisi sebuat ada peran dari wanita lain yang memprovokasi terjadinya aksi penganiayaan terhadap David hingga dibuat koma. (dok. Twitter) (Media Sosial Twitter.)

SuaraCianjur.id- Anak dari Rafael Alun Trisambodo salah satu mantan pejabat di lingkungan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, ternyata pernah memberikan ancaman lain kepada David Ozora.

Terungkap fakta kalau Mario Dandy pernah memberikan ancaman untuk menembak David, sebelum insiden penganiayaan terjadi.

Rekan dari ayah David bernama Alto yang menyampaikan hal itu dalam cuitan di akun Twitter @altoluger. Cuitan tersebut juga turut re-tweet ulang oleh Jonathan Latumahina.

Menurut Alto, pihaknya sudah memeriksa alat komunikasi yang dipakai oleh David. Dalam pemeriksaan tersebut ada ditemukan bukti digital forensic Mario Dandy, yang memberikan ancaman akan menembak David.

"Dari bukti digital forensic bisa ketahuan kapan David pernah diancam untuk ditembak," cuitnya, dikutip cianjur.suara.com, Rabu (1/3/2023).

Namun demikian kapan waktunya secara rinci ancaman tersebut terjadi kepada David, tidak dijelaskan Alto.

Dalam akun Twitternya itu, Alto turut membeberkan fakta lainnya. Dan terungkap kalau AG dan dengan Mario Dandy dan Shane Lukas, ternyata sudah beberapa kali mengajak bertemu.

David menghindari ajakan pertemuan itu berulang kali. Bahkan David meminta kepada AG supaya mengembalikan kartu pelajar miliknya, dengan menggunakan jasa ojek online.

"Ketahuan berapa kali David berupaya untuk deeskalasi, menghindar dari pertemuan dengan para tersangka di tanggal 20 Februari kemaren. Komunikasi digital 20 Februari dimulai pada pukul 3:57 PM n selesai pukul 7:18 PM,"begitu cuitan selanjutnya.

Baca Juga: Jonathan Latumahina Terngiang Erangan dan Kejang David Ozora Usai Dianiaya Mario Dandy, akan Ada Bayaran Atas Siksaan

Polisi sudah menetapkan Mario dan Shane sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan ini. (*)

Load More