SuaraCianjur.id- Sebuah kabar di media sosial mengabarkan tentang salah seorang pejabat di lingkungan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, bernama Rafael Alun Trisambodo mengamuk.
Rafael disebutkan dalam sebuah narasi yang disebar di media sosial mengamuk lantaran asetnya disita Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Kabar ini beredar di media sosial Facebook oleh salah satu akun.
Akun yang mengebarkan tersebut mengunggah sebuha video dengan judul "500 M BERHASIL DI SITA! RAFAEL TRI SAMBODO TAK BERDAYA DI HADAPAN SRI MULYANI".
Video tersebut berduarasi full selama 8 menit 29 detik, dan menampilkan tumbhnail gambar dari Menkeu Sri Mulyani, yang sedang berbincang bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ada juga sosok dua anggota Polisi yang memegang pundak seorang pria, dengan wajah yang mirip Rafael Tri Sambodo.
"Rafael Tri Sambodo Ngamuk !! Tak Terima Asetnya Disita Sri Mulyani," begitulah tulisan dalam akun tersebut.
Video tersebut sudah mendapatkan 1.300 kali respons, termasuk mendapatkan 312 komentar netizen.
Namun apakah betul kalau informasi yang mengabarkan Rafael Alun Trisambodo itu mengamuk, usai asetnya disita Sri Mulyani?
Penelusuran
Baca Juga: Situs Gunung Padang: Memecahkan Misteri Piramida Kuno di Indonesia
Cianjur.suara.com mencoba untuk menelusuri apakah kabar tersebut benar adanya seusia fakta atau tidak alias hoaks.
Kabar dari Rafael Alun sebagai mantan pejabat yang mengundurkan diri dari jabatannya, usai anaknya Mario Dandy tersandung kasus penganiayaan terhadap David Ozora memang sedang di sorot.
Rafael Alun Trisambodo disebutkan mengamuk karena asetnya disita oleh Sri Mulyani. Lantas, penelusuran dilakukan untuk mencari kebenarannya, menggunakan kata kunci yang serupa dengan judul di mesin pencarian Google.
Namun dari hasil pencarian tersebut, tidak ada satupun artikel dari media utama yang kredibel mengabarkan terkait dengan kabar itu.
Justru kebanyakan adalah artikel yang mengulas tentang instruksi Sri Mulyani, untuk memeriksa harta dari Rafael Alun Trisambodo.
Tak berhenti di situ, penelusuran juga dilakukan dari kecocokan frgamen dalam video dari salah satu akun Facebook tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Kelakuan Brutal Mario Dandy Aniaya dan Tendang Kepala David Ozora, Pakai Selebrasi 'SIU' Cristiano Ronaldo
-
Fakta Baru! Mario Dandy Sempat Beri Ancaman akan Tembak David Ozora, Minta ke AG Balikin Barang Ini
-
Jonathan Latumahina Terngiang Erangan dan Kejang David Ozora Usai Dianiaya Mario Dandy, akan Ada Bayaran Atas Siksaan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan