SuaraCianjur.id - Beredar kabar di media sosial bahwa Tentaga Negara Indonesia (TNI) menyerang atau menginvasi negara China hingga menembakkan 36 rudal dalam 2 jam selama satu malam.
Narasi tersebut muncul di sebuah video dari salah satu kanal YouTube dengan judul "JEBOL TEMBOK CHINA - MONCONG RUDAL TNI MENGGILA - NEWS TODAY - K***** T**** KOPASSUS".
Video tersebut berdurasi selama 8 menit 6 detik, serta menampilkan thumbnail editan dari pasukan Kopassus.
Ada juga gambar dua helikopter pada thumbnail tersebut dengan tambahan banner di bagian bahwa bertuliskan "Hancur Sampai Mamp*s", "Moncong rudal bengis TNI terjang Tembok China Malam Ini".
Video tersebut diunggah Rabu (1/3/2023) sudah mendapatkan tayangan lebih dari 28.589 kali dan mendapatkan 594 jempol. Adapun kanal yang membagikannya pun sudah memiliki 867 ribu subscriber.
Kendati demikian, benarkah kabar TNI menyerang dan menjebol tembok China tersebut benar adanya?
Penelusuran
Tim Cianjur.suara.com menelusuri apakah kabar tersebut benar adanya sesuai fakta atau justru masuk kedalam berita bohong (hoaks).
Disebutkan TNI menyerang tembok China dengan menembakkan 36 rudal dalam 2 jam selama 1 malam. Lantas, penelusuran dilakukan untuk mencari kebenarannya, menggunakan kata kunci yang serupa dengan judul video di mesin pencarian Google.
Namun berdasarkan hasil pencarian Google, tidak ada satu pun artikel dari media utama yang secara kredibel mengabarkan berita serupa.
Baca Juga: Kementerian Agama Rilis Kuota Haji 2023: Jawa Barat Terbanyak
Alih-alih berita TNI menyerang China, artikel-artikel yang muncul soal pemandangan Tembok Besar China dan sejarah tentang Tembok China.
Tak hanya di situ, penelusuran juga dilakukan dari kecocokan frame dalam video dari salah satu akun YouTube tersebut.
Hanya saja, dalam video berdurasi 8 menit 29 detik tersebut, ternyata tidak ada sumber kredibel yang menyatakan TNI serang dan jebol tembok China.
Cuplikan video yang ditampilkan pun setelah diamati hanyalah potongan-potongan dokumentasi TNI dan perang yang umumnya bisa dijumpai melalui pencarian di internet.
Penelusuran dilanjutkan dengan cara yang lain untuk mencocokkan gambar dari thumbnail video tersebut.
Dalam thumbnail itu, hanya ada gabungan potongan gambar dari Kopassus berbaris, helikopter dan jajaran tank leopard yang semuanya tidak menunjukkan adanya penyerangan TNI di Tembok Besar China.
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur NTT Punya Alasan Terapkan Jam Sekolah Mulai dari Jam 5 Pagi
-
CEK FAKTA: Sri Mulyani Bikin Rafael Alun Trisambodo Tak Berdaya, Aset Disita Sampai Ngamuk?
-
Secret Invasion: Adaptasi Komik Marvel ke Layar Kaca MCU Fase 5
-
Sri Mulyani Pangling Tidak Ingat Wajah Gibran, Netizen Twitter: Coba 'Auranya' Dibenerin Dulu Mas
-
CEK FAKTA: Salah atau Benar Ahok Resmi Jadi Ketua KPK? Begini Hasil Penelusurannya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan