SuaraCianjur.Id- Meta telah meningkatkan jangkauan verifikasi usia di Instagram ke negara-negara seperti Eropa, Meksiko, Kanada, Korea Selatan, Australia, dan Jepang.
Fitur ini pertama kali diperkenalkan untuk pengguna di Inggris dan Uni Eropa. Dengan fitur verifikasi usia ini, setiap orang yang ingin mengubah tanggal lahir mereka dari di bawah 18 tahun ke di atas 18 tahun harus melalui proses verifikasi terlebih dahulu.
Meta mengumumkan dalam pengumuman terbarunya, "Kami akan memperluas pengujian verifikasi usia kami di Instagram ke lebih banyak negara di Eropa, Meksiko, Kanada, Korea Selatan, Australia, dan Jepang mulai hari ini."
Pengguna memiliki beberapa pilihan untuk memverifikasi usia mereka, yaitu menggunakan kartu identitas (KTP) atau merekam video diri mereka sendiri yang akan dianalisis dengan teknologi estimasi usia.
Instagram telah bekerja sama dengan penyedia identitas digital Inggris, Yoti, untuk memverifikasi usia pengguna.
Setelah pengguna merekam selfie mereka, foto tersebut akan dianalisis oleh Yoti untuk mengidentifikasi fitur wajah dan kemudian perkiraan usia pengguna akan dikirim ke Instagram.
Pada awalnya, Instagram menyatakan bahwa fitur baru ini akan membantu pengguna memastikan bahwa mereka mendapatkan pengalaman yang sesuai dengan usia mereka.
Meskipun belum diluncurkan secara global untuk semua pengguna, Meta berencana untuk membuat alat verifikasi usia di Instagram tersedia di lebih banyak negara di seluruh dunia dalam beberapa bulan ke depan. (*)
(*/Haekal)
Baca Juga: Melihat Kasus Indra Bekti, Ini 5 Dampak Perceraian Bagi Kesehatan Mental
Sumber: Voi.Id
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?