SuaraCianjur.Id- Porsche, perusahaan mobil sport asal Jerman, baru-baru ini mengajukan permohonan hak paten untuk elemen udara dan sayap belakang dengan sistem pengurangan drag (DRS).
Tujuannya adalah untuk meningkatkan aerodinamika mobil dengan terus menyesuaikan sudut sayap depan dan belakang agar tetap efisien dan seimbang.
Salah satu produk terbaru Porsche, 911 GT3 RS, memiliki sayap depan dan belakang yang dapat dikendalikan oleh aktuator elektronik.
Sudut sayapnya dapat diatur hingga 80 derajat untuk sayap depan dan menyesuaikan sudutnya dengan variasi yang berbeda untuk sayap belakang, sehingga dapat ditutup atau dibuka sepenuhnya untuk mengurangi hambatan angin.
Porsche, produsen mobil sport asal Jerman, telah mendaftarkan hak paten untuk elemen udara dan sayap belakang dengan gaya Drag Reduction System (DRS).
Sayap belakang pada mobil terbaru mereka, 911 GT3 RS, dapat dikendalikan oleh aktuator elektronik untuk mempertahankan efisiensi aerodinamis yang maksimal dan keseimbangan yang optimal.
Porsche memperhatikan keseimbangan aerodinamis dengan membuka sayap belakang pada perbandingan 30% di depan dan 70% di belakang.
Selain itu, Porsche mengevaluasi tingkat downforce pada bagian depan dan belakang untuk memastikan handling yang seimbang dan ideal, serta menghasilkan data yang akurat untuk Centre of Pressure (COP) dari hasil downforce yang bekerja.
Porsche juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap pengaruh aerodinamis agar dapat mengurangi kejadian yang tidak diinginkan. (*)
Baca Juga: 3 Rekomendasi Tempat Wisata Ikonik di Singapura yang Hits Abis
(*/Haekal)
Sumber: Voi Id
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga