SuaraCianjur.id – Persib Bandung dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Teja Paku Alam. Hal ini karena Teja mendapat hukuman tambahan dari Komisi Disiplin PSSI.
Teja Paku Alam dinilai melakukan tindakan yang tidak sportif dan tidak fair play karena menghalau bola dengan tangannya jauh diluar kotak pinalti saat melawan Barito Putera, di Stadion Demang Lehman, Senin (27/2/2023).
Tentu ini merupakan kerugian besar bagi Maung Bandung saat akan berlaga melawan Persik Kediri, pada Rabu (8/3/2023).
Pelatih Persib Bandung, Luis Milla terlihat cukup legowo atas kehilangan kiper utamanya tersebut. Milla menilai bahwa kartu merah adalah hal yang wajar dalam suatu permainan, apalagi sepak bola.
"Mengenai pertanyaan Teja, dia menerima kartu merah dan kami tidak bisa menurunkan Teja. Teja merupakan kiper kami tapi sebelumnya melakukan kesalahan, tetapi ini sepakbola dan ini permainan," ujar pelatih asal Spanyol tersebut kepada awak media, Selasa (7/3/2023).
Adapun terkait dengan penggati Teja Paku Alam, Luis Milla akan menurunkan Reky Rahayu karena dinilai siap dan layak.
"Sepakbola itu memungkinkan pemain melakukan kesalahan dan itu tidak masalah, hal normal dalam sepakbola melakukan kesalahan. Kami bisa menurunkan Reky karena dia sudah siap dan juga sudah melakukan persiapan," pungkas Luis Milla.
Persib Bandung wajib menang saat laga melawan Persik Kediri ini. Jika kalah atau seri, maka poin dari Maung Bandung akan semakin tertinggal dari pemuncak klasemen, PSM Makassar. (*)
Baca Juga: Mengatasi Rambut Kering dengan Mudah: Tips dan Trik yang Efektif
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Cek Perbedaan Wuling Eksion EV dan PHEV, Biar Nggak Nyesel Pas Turun dari Dealer
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Hangat dan Penuh Makna, EsCampur97 Hadirkan Pameran Space of Happiness
-
Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global
-
Daycare Little Aresha Disegel, Ini Tips Pilih Tempat Penitipan Anak yang Ideal
-
Wariskan Kicauan Burung: Mengapa Berburu dengan Senapan Angin Merusak Desa?
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas