SuaraCianjur.Id- PPATK baru-baru ini memblokir rekening mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rafael Alun Trisambodo dan keluarganya.
Pemblokiran tersebut dilakukan oleh PPATK setelah konsultan pajak yang bekerja untuk Rafael Alun Trisambodo juga mengalami pemblokiran oleh PPATK.
Menurut Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, tindakan pemblokiran tersebut dilakukan setelah terdapat dugaan transaksi yang tidak wajar pada rekening Rafael dan keluarganya, sehingga pemblokiran perlu dilakukan untuk mencegah tindakan pencucian uang.
Dikutip dari Lambe Turah, "Iya RAT, keluarga dan semua pihak terkait. Ada beberapa puluh rekening sudah kami blokir," ungkap Ivan.
"LHKPN tidak berbanding lurus dengan rekening. Karena LHKPN kan ada aset yang dihitung sementara rekening hanya sebatas dana. Jumlah mutasi rekening di kasus ini kami ketahui lebih besar daripada nilai LHKPN," lanjutnya.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir rekening milik konsultan pajak yang bekerja untuk mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo.
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menyatakan bahwa konsultan pajak tersebut diduga berada di luar negeri dan pihak KPK telah mengetahui identitasnya.
"Sudah. Yang kita dapat dua," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan.
"Jadi tadi pagi aku komunikasi dengan PPTAK, jadi kita sudah tahu namanya siapa, konsultannya juga apa. Kita sudah tukeran data, apa yang kita dapat dan apa yang PPATK dapat," tambahnya.
Baca Juga: Lucky Hakim Mundur dari Wabup Indramayu Kini Nganggur Cari Kerja, Ada Tawaran Balik ke Dunia Hiburan
Saat ini, Pahala menyatakan bahwa KPK telah berkoordinasi dengan PPATK untuk menelusuri aset kekayaan Rafael Alun yang diduga terkait dengan dugaan pencucian uang.
Namun, KPK masih harus menemukan bukti tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Rafael sebelum bisa menyelidiki tindak pidana pencucian uang yang diduga melibatkan Rafael.
"Kita sudah merancang strategi bersama, bagaimana caranya, sekali lagi kalau dari KPK membuktikan ada kejahatan korupsinya dulu pertama, baru TPPU-nya ikut di belakang. Saya sampaikan jelas ke PPATK kita akan cari itu dulu," ungkapnya. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Lambe Turah
Berita Terkait
-
Rafael Alun Trisambodo Dipecat Sri Mulyani dari ASN, Ada Kemungkinan Jadi Tersangka?
-
Perkembangan Kasus Rafael Alun Trisambodo: PPATK Blokir 40 Rekening Senilai Rp500 Miliar, Konsultan Pajak Diduga Kabur ke Luar Negeri
-
Syukurlah David Ozora Sudah Mulai Sadar, Jonathan Latumahina Bilang Bisa Buka Mata
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Mantri BRI Menembus Rimba dan Laut Demi Inklusi Ekonomi Masyarakat
-
Anime Kagurabachi Tayang April 2027, Trailer Ungkap Studio dan Staf Utama
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
Prabowo Pastikan Ada Kompensasi bagi Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur
-
3 Bulan Nganggur, Steven Gerrard Dibidik Klub Championship
-
Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Sampaikan Belasungkawa
-
HP Baterai 8000mAh Pertama! realme C100 Siap Meluncur 7 Mei, Awetnya Sampai 7 Tahun?
-
Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham
-
Marcos Santos Racik Taktik Baru, Arema FC Pede Hadapi Persebaya
-
Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun