SuaraCianjur.id- Kekalahan menyakitkan bagi Manchester United dari Liverpool dengan skor 7-0 menjadi mimpi buruk bagi Erik ten Hag dan anak asuhnya.
Digilas Liverpool membuat Stena Merah begitu menyakitkan. Erik Ten Hag adalah salah satu orang yang harus menerima bertanggung jawab, atas kekalahan timnya.
Tentu saja ini menjadi catatan yang tak ingin kembali terulang lagi. Erik bahkan mengambil langkah, untuk mencegah kekalahan memalukan kembali terjadi. Erik dikabarkan memberikan hukuman kepada skuad MU di tempat.
Melansir dari laporan Mirror disebutkan kalau Erik ten Hag memberi titah kepada anak asuhnya, tetap berada di lapangan usai pertandingan.
Dia ingin para pemain untuk melihat dan mendengarkan sorakan, termasuk selebrasi dari Liverpool terkait dengan kemenangan mereka.
Erik ten Hag mengatakan kalau kekalahan yag memalukan itu sungguh tidak bisa diterima.
Ditambah dengan kekalahan telak itu masuk ke dalam sejarah Manchester United, sebagai salah satu kekalahan terbesar yang dialami oleh Setan Merah.
"Babak kedua itu bukan kami. Itu bukan standar kami. Kami tidak bermain sebagai tim. Itu tidak profesional. Ya saya marah, jelas," ungkap Erik ten Hag.
Erik menyebut kalau anak asuhnya tidak profesional ketika bermain di Stadion Anfield.
Baca Juga: Erik Ten Haag Berikan Hukuman Sadis kepada Pemainnya setelah MU Dibantai Liverpool
“Saya terkejut karena saya telah melihat performa tim ini selama seminggu dan sebulan terakhir. Tim ini tangguh dan memiliki sikap juara. Babak kedua, kami tidak memiliki sikap juara sama sekali. Kami tidak mengikuti rencana dan kami tidak melakukan tugas kami. Dan itu benar-benar tidak profesional,” kata Erik ten Hag. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
First Look Film Werwulf, Aaron Taylor-Johnson Jadi Manusia Serigala
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
10 Lagu Piala Dunia Terbaik Sepanjang Massa, Nomor Dua Masih Favorit Dunia
-
Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-diam Membentuk Hidupmu