SuaraCianjur.Id- KPK akan melakukan pelelangan aset milik mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud, sebagai upaya untuk mengembalikan kerugian negara akibat terjadinya kasus suap.
"KPK bersama dan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta III akan melaksanakan lelang barang rampasan berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Samarinda dengan terpidana Abdul Gafur Mas’ud dan kawan-kawan," ucap Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.
Ali mengatakan bahwa ada dua paket yang sedang dilelang, yaitu parfum Hermes Fragrance-Eau Des Merveilles dan baju Zara dengan ukuran M.
"Dilelang dengan nilai limit Rp1.897. 000 dan uang jaminan Rp948.500," imbuhnya.
Topi bob Dior akan dilelang dengan harga limit Rp8.640.000 dan uang jaminan Rp4.320.000. Lelang ini akan dilakukan pada Senin, 13 Maret mendatang melalui situs www.lelang.go.id dengan pelaksanaan closed bidding dan batas waktu pendaftaran hingga pukul 10.30 WIB.
Abdul Gafur Mas'ud terbukti menerima suap terkait proyek dan perizinan di Kabupaten PPU dengan jumlah suap sebesar Rp5,7 miliar.
Dia menerima suap dari beberapa perusahaan dan kontraktor yang kemudian diserahkan lewat orang kepercayaannya.
Karena perbuatannya, Abdul dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun 6 bulan serta wajib membayar denda sebesar Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan penjara dan uang pengganti sebesar Rp5,7 miliar.
Setelah bebas, hak politiknya juga akan dicabut selama tiga tahun. (*)
Baca Juga: Jelang Madura United vs PSS Sleman, 349 Polisi Siap Berjaga di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Voidotid
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Promo Superindo Terbaru Periode 1316 Juli 2026: Minyak, Ikan hingga Daging Banting Harga
-
27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band
-
Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan
-
Tan Kian Pernah Dikaitkan Kasus Asabri, Taipan Properti yang Viral Lelang Jam Rp106 Miliar
-
ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!
-
Pasar Agrobis Babat Membara: 10 Kios Ludes Terbakar dalam Semalam, Diduga Akibat Korsleting
-
Mengejar Koruptor Tak Perlu ke Antartika! Cukup Penegakan Hukum Konsisten
-
Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup
-
Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya
-
Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?