SuaraCianjur.Id- Menurut hasil Riskesdas Kemenkes tahun 2018, sekitar 6,1 persen atau sekitar 12 juta orang di Indonesia yang berusia di atas 15 tahun pernah mengalami depresi, namun hanya 9 persen di antaranya yang berobat secara medis.
Selain itu, 1 dari 20 remaja terdiagnosis mengalami Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan 1 dari 3 remaja tergolong ODGJ Kategori Berat.
Menurut survei Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) pada tahun 2022, sekitar 2,45 juta remaja di Indonesia usia 10-17 tahun terdiagnosis ODGJ dan 15,5 juta remaja tergolong Orang dengan Masalah Kesehatan Mental (ODMK).
Namun, hanya sedikit yang mencari bantuan konseling maupun medis, yaitu hanya 2,6 persen.
Riset Divisi Psikiatri Anak dan Remaja FKUI menemukan bahwa lebih dari separuh responden berusia 16-24 tahun mengaku pernah menyakiti diri sendiri dan ingin mengakhiri hidup karena masalah yang mereka hadapi.
Hasil riset tahun 2020 tersebut didapatkan dari 393 responden untuk mencari tahu situasi kesehatan mental remaja usia peralihan di Indonesia.
Selain itu, hampir semua responden mengalami gejala kecemasan dan hampir semua pula mengaku kurang paham cara mengatasi stres.
Sebelum pandemi, dokter spesialis psikiatri dari Universitas Padjadjaran menyebut bahwa survei menemukan sebanyak 20 persen mahasiswa di Bandung pernah berpikir untuk bunuh diri.
Dalam konteks Indonesia, di mana hampir semua remaja bersekolah, tenaga pendidik dapat menjadi pilihan utama untuk memastikan bahwa remaja yang membutuhkan dukungan kesehatan mental dapat menerima bantuan dan rujukan yang sesuai.
Baca Juga: Jajalen Aku, Lagu Denny Caknan Terbaru dalam Album Kalih Welasku
Namun, keluarga juga memainkan peran penting dalam penanganan gangguan mental remaja, dan oleh karena itu, orang tua dan anggota keluarga lain perlu saling teredukasi dan belajar tentang kesehatan mental agar dapat membantu remaja dalam mengelola kesehatan mental mereka. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Vice Indonesia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cari HP Budget 5 Jutaan? Ini 5 HP Spek Flagship Paling Masuk Akal
-
Di Antara Seteguk Air dan Sebutir Kurma
-
5 Rekomendasi Toner untuk Melembapkan Wajah yang Kering Selama Puasa
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
-
Sulit Tembus Skuad Utama, Elkan Baggott Didesak Tinggalkan Ipswich Town Musim Depan
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
Jakarta Ramadan Festival 2026, Bundaran HI Tampil Bercahaya Selama Bulan Suci
-
Dibuka Besok Pagi, Ini Link dan Cara Daftar Mudik Gratis 2026 Ditjen Hubdat
-
Sinopsis Ladies on Top, Drama Romcom Jepang Dibintangi Shida Kohaku