Ridwan Kamil mengatakan cara menyampaikan kritikan itu tidak dengan cara dan perkataan yang kasar. Apalgi hal itu dilakukan oleh seorang tenaga pengajar.
“Kalau biarkan kekasaran itu terjadi dalam ruang informasi kita, siapa yang akan mencontoh? Murid-murid kita, anak cucu kita. Yang akan menganggap menamai manusia dengan binatang biasa, ngomong kasar biasa,” jelasnya.
Sebelumya diinformasikan, ada salah satu akun medsos yang memberikan komentar di dalam postingan Instagram Ridwan Kamil.
Akun tersebut memberikan komentar tentang Ridwan Kamil berkomunikasi secara daring dengan sejumlah siswa SMPN 3 Kota Tasikmalaya.
Gubernur Jabar berniat memberikan uang kepada para siswa yang patungan untuk membeli sepatu bagi temannya. Kemudian video itu viral dan mendapatkan apresiasi dari Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil menggunakan jas berwarna kuning, dan dalam unggahan tersebut salah satu akun bernama @sabilfadhillah memberikan komentar yang dianggap tidak sopan.
“Dalam zoom ini, Maneh teh keur jadi gubernur jabar ato kader partai ato pribadi @ridwankamil ? (Dalam Zoom ini, kamu sedang menjadi gubernur Jabar atau kader partai atau pribadi),” kata akun tersebut.
Kemudian hal itu mendapatkan respon dari Ridwan Kami.
“@sabilfadhillah ceuk maneh kumaha? (menurut kamu bagaimana?),” begitu jawabannya.
Baca Juga: Erick Thohir Sesumbar Piala Dunia U20 akan Menjadi Sejarah Baru Sepak Bola Indonesia
Sontak saja hal itu menjadi pembicaraan hangat. Hingga akhirnya ada kabar kalau guru tersebut dipecat. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Tips Puasa Lancar, Ini 5 Makanan Harus Dihindari
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Kapan Batas Waktu Mengganti Puasa Ramadhan?
-
Viral Konten Tak Pantas Guru SD, Ajak ke KUA hingga Suapi Murid Sendiri
-
Hadiah dari Menantu Pengangguran
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Pemain Keturunan Maluku Cedera Parah, Sinyal Batal Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia?
-
Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah
-
5 Fakta Suami Kades di Pasuruan Jadi Otak Pembobolan Kantor Desa, Residivis Narkoba!
-
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas IX Uji Kompetensi Halaman 175