SuaraCianjur.Id- Cedera ankle adalah cedera yang terjadi pada bagian pergelangan kaki. Cedera ini umumnya disebabkan oleh aktivitas fisik yang berlebihan, seperti olahraga atau pekerjaan yang membutuhkan banyak berjalan atau berlari.
Cedera ankle dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan dapat membutuhkan waktu yang lama untuk pulih sepenuhnya.
Cedera ankle dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kecelakaan, ketidakseimbangan otot atau ketidakstabilan sendi, kelelahan, dan olahraga.
Salah satu jenis cedera ankle yang paling umum adalah pergelangan kaki yang terjepit atau terkilir.
Cedera ini terjadi ketika ligamen yang menghubungkan tulang kaki dengan tulang kering terjepit atau robek. Cedera ini dapat terjadi saat berjalan, berlari, atau melakukan aktivitas fisik lainnya.
Gejala cedera ankle bervariasi tergantung pada tingkat keparahan cedera. Gejala umum cedera ankle meliputi rasa sakit, bengkak, kemerahan, dan kesulitan berjalan atau berdiri.
Cedera ankle ringan dapat pulih dalam beberapa hari dengan perawatan mandiri seperti kompres es dan istirahat. Namun, cedera ankle yang lebih serius dapat memerlukan perawatan medis seperti pemasangan gips atau operasi.
Pengobatan cedera ankle tergantung pada tingkat keparahan cedera. Pengobatan cedera ankle ringan meliputi perawatan mandiri seperti kompres es, elevasi kaki, dan istirahat.
Selain itu, dokter dapat merekomendasikan penggunaan obat pereda nyeri atau fisioterapi untuk membantu mempercepat pemulihan.
Baca Juga: Tips Merencanakan Keuangan di Bulan Ramadhan agar Tidak Boros
Cedera ankle yang lebih serius dapat memerlukan perawatan medis seperti pemasangan gips atau operasi.
Cedera ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti kecelakaan, ketidakseimbangan otot atau ketidakstabilan sendi, kelelahan, dan olahraga tertentu.
Cedera ankle dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan memerlukan waktu yang lama untuk pulih sepenuhnya.
Gejala cedera ankle bervariasi tergantung pada tingkat keparahan cedera, namun gejala umum meliputi rasa sakit, bengkak, kemerahan, dan kesulitan berjalan atau berdiri.
Pengobatan cedera ankle tergantung pada tingkat keparahan cedera, namun pengobatan cedera ankle ringan dapat dilakukan dengan perawatan mandiri seperti kompres es, elevasi kaki, dan istirahat.
Sedangkan cedera ankle yang lebih serius memerlukan perawatan medis seperti pemasangan gips atau operasi. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
BPJS PBI Nonaktif, Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam: Mengapa?
-
4 Serum Lokal Cysteamine, Solusi Lebih Maksimal Atasi PIH dan Melasma
-
Banyak Drama! 7 Fakta Unik di MotoGP Tes Sepang 2026
-
Sabu 1,04 Kg Gagal Edar di Kemayoran, Polda Metro Tangkap Sosok Perempuan Ini di Pinggir Jalan!
-
Erupsi Gunung Marapi Tak Ganggu Penerbangan, Ini Penjelasan BIM
-
7 Fakta OTT KPK di Bea Cukai, Bos PT Blueray Jadi Buronan KPK!
-
The Devils Daughter: Horor Ringan dengan Plot Twist yang Membingungkan
-
Bukan dengan STY, Kurniawan Bakal Saingandengan Kompatriotnya saat Tangani Timnas Indonesia U-17
-
7 Fakta Kasus Suap Restitusi Pajak KPP Banjarmasin yang Menjerat Mulyono
-
Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh, Penjualan Awal Realme P4 Power Laris Manis