SuaraCianjur.id - Timnas Putri Indonesia kini sedang mempersiapkan diri untuk melakoni babak pertama kualifikasi Olimpiade Paris 2024 zona Asia di grup F bersama Taiwan dan tuan rumah Lebanon.
Rencananya babak pertama kualifikasi ini akan dilangsungkan pada tanggal 3-11 April 2023 ini. Sebanyak 26 pemain telah dipanggil oleh pelatih Rudy Eka Priyambada untuk perkuat skuat Garuda Pertiwi.
Sang pelatih mengungkapkan, terdapat sejumlah nama baru yang telah ia pantau bersama tim pelatih dalam susunan pemain yang dipanggil ke dalam sesi TC atau pemusatan latihan guna diseleksi lebih lanjut.
“Ada beberapa pemain yang baru pertama kali saya panggil pada seleksi dan TC kali ini. Bukan tanpa alasan saya bersama tim pelatih memanggil para pemain ini. Sebelumnya mereka sudah terpantau, hanya saja akan kami lihat bagaimana kemampuan mereka ketika berada di level nasional” ungkap Rudy Eka Priyambada, dikutip cianjur.suara.com, Sabtu (1/4/2023).
Melihat calon lawannya sendiri yang akan di hadapi di grup F, Rudy Eka mengatakan bahwa Timnas Putri Indonesia sebelumnya pernah bertemu dengan Taiwan tetapi dengan susunan pemain yang berbeda.
Untuk Lebanon sendiri, ia menjelaskan belum pernah melawan tim tersebut sebelumnya di berbagai kompetisi tim putri Indonesia, tetapi ia tetap optimis agar mental tetap terjaga dengan baik.
“Secara head to head sebenarnya timnas kita sudah pernah menghadapi tim Taiwan saat gelaran Asian Games 2018." kata Rudy Eka Priyambada.
'Tapi materi pemain saat itu berbeda dengan materi pemain saat ini. Tentu akan ada perbedaan kala menghadapi tim Taiwan dan juga Lebanon yang belum sama sekali bertemu dalam semua kompetisi. Optimisme harus dijaga bersamaan dengan mental para pemain agar tampil maksimal." jelasnya.
Setelah lolos dari babak pertama ini, settiap pemenang dalam grup telah ditunggu oleh 5 negara dengan peringkat FIFA tertinggi di zona Asia untuk menjalani babak kedua kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Kelima negara tersebut adalah Jepang, Korea Selatan, Australia, China, dan Korea Utara.
Baca Juga: Kemensos Siap Fasilitasi Proses Pengasuhan Anak Yatim Piatu di Jayapura
Sumber: pssi.org
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Oppo Watch X3 Segera Debut, Usung Bodi Titanium Premium
-
Bahlil Ungkap Stok BBM Lebaran di Tengah Ancaman Krisis Energi Timur Tengah
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Perempuan yang Menyeret Rambutnya Tengah Malam di Kandang Ayam Lek No
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Premi Asuransi Kesehatan Bisa Disesuaikan, Ini Penjelasan Industri
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Dikritik Pedas Soal Cokelat Premium, Aurel Hermansyah: Menurutku Itu Kasar