SuaraCianjur.id – Polemik Piala Dunia U20 menghebohkan dunia sepak bola. Pasalnya, FIFA secara resmi membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Hal ini dikarenakan terdapat berbagai penolakan terhadap keikutsertaan Israel.
Penolakan ini yang menjadi polemik lanjutan. Terdapat pro kontra terhadap situasi ini. Namun, hal ini bisa dijawab dengan pendekatan sejarah pembentukan federasi sepak bola Indonesia, yaitu Persatuan Sepakbola Seluruh Indoneisa (PSSI).
Dikutp dari laman resmi PSSI, ternyata PSSI dibentuk oleh para politisi untuk menentang penjajahan, dan menanamkan spirit nasionalisme.
“Jelas sekali bahwa PSSI lahir, karena dibidani politisi bangsa yang baik secara langsung maupun tidak, menentang penjajahan dengan strategi menyemai benih - benih nasionalisme di dada pemuda-pemuda Indonesia,” tulis PSSI dalam laman resminya, dilihat Minggu (2/4/2023).
Pendiri PSSI pada saat itu, Ir. Soeratin Sosrosoegondo, juga berharap bahwa PSSI didirikan adalah sebagai media terbaik untuk menentang penjajahan Belanda.
“Soeratin melihat sepakbola sebagai wahana terbaik untuk menyemai nasionalisme di kalangan pemuda, sebagai tindakan menentang Belanda,” tulis PSSI.
Bahkan setelah PSSI terbentuk, program utamanya yang dibuat pada saat itu adalah program yang pada dasarnya menentang penjajahan Belanda.
“Begitu PSSI terbentuk, Soeratin dkk segera menyusun program yang pada dasarnya "menentang" berbagai kebijakan yang diambil pemerintah Belanda melalui NIVB. PSSI melahirkan "stridij program" yakni program perjuangan seperti yang dilakukan oleh partai dan organisasi massa yang telah ada,” tulis PSSI.
Jika mengacu terhadap pendekatan sejarah ini, bisa saja penolakan terhadap timnas Israel adalah hal yang tepat dengan asumsi bahwa Israel adalah negara penjajah Palestina.
Baca Juga: Dikabarkan akan Segera Menikah, Ini 5 Potret Raline Shah yang Juga Finalis Puteri Indonesia 2008
Meski demikian, dampak yang tidak bisa dihindari atas penolakan ini adalah pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kecemburuan Berujung Brutal, Kedi Golf Jadi Korban Penganiayaan di Tangerang
-
Mengintip Teror 402: Rumah Sakit Angker Korea, Film Horor Adaptasi yang Mencekam
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Begadang Nonton Bola? Ini 5 Trik Biar Gak Kelihatan Zombie di Kantor
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir