SuaraCianjur.id- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bukti awal berupa aliran uang gratifikasi, yang diterima oleh Rafael Alun Trisambodo.
Mantan Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak Kanwil Jakarta Selatan, itu kini sudah resmiditahan oleh KPK untuk 20 hari kedepan. Saat ini KPK sedang melakukan pendalaman terkait dengan dana aliran tersebut.
"Tim Penyidik menemukan adanya aliran uang gratifikasi, yang diterima RAT sejumlah sekitar USD 90.000 yang penerimaannya melalui PT AME. Saat ini pendalaman dan penelurusan terus dilakukan," ungkap Ketua KPK, Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (3/4/2023) kemarin.
Firli mebeberkan kalau Rafael diangkat menajdi Kepala Bidang Pemeriksaan, Penyidikan dan Penagihan Pajak, pada Kantor Wilayah Dirjen Pajak Jawa Timur I. Maka dengan memegang jabatan itu, Rafael Alun diduga menerima gratifikasi. Sumbernya berasal dari sejumlah wajib pajak, atas pengondisian berbagai temuan pemeriksaan perpajakannya.
Firli juga mengatakan kalau Rafael Alun Trisambodo itu punya sejumlah perusahaan. Satu diantaranya adalah PT Artha Mega Ekadhana (AME). Perusaahn tersebut bergerak dalam bidang jasa konsultansi, soal pembukuan dan perpajakan.
"Adapun pihak yang menggunakan jasa PT AME adalah para wajib pajak, yang diduga memiliki permasalahan pajak khususnya terkait kewajiban pelaporan pembukuan perpajakan pada negara melalui Dirjen Pajak," ungkap Firli.
Ada dugaan kalau ayah Mario Dandy ini setiap kali ada wajib pajak, yang mengalami kendala dan masalah disetiap proses penyelesaian pajaknya, maka dia selalu merekomendasikan PT AME.
Maka dari itu KPK menerapkan Pasal 12B Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.
Rafael Alun Trisambodo dijebloskan ke dalam balik jeruji besi, usai KPK memastikan adanya unsur dugaan korupsi. Penahanan terhadap Rafael dilakukan usai dirinya diperiksa selama 6,5 jam.
Baca Juga: BERITA TERBARU! Rafael Alun Trisambodo Resmi Ditahan KPK
Kemudian setelah itu, Rafael Alun resmi mengenakan rompi tahanan KPK. Dia akan ditahan dalam waktu 20 hari ke depan.
"Hari ini, dilakukan penahanan terhadap tersangka RAT," tegas kata Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Tunjuk Dito Ariotedjo sebagai Menpora Gantikan Zainudin Amali, Netizen Sentil Hubungannya dengan Rafael Alun Trisambodo
-
Hari Ini KPK Jadwalkan Pemeriksaan Rafael Alun Trisambodo dengan Status Tersangka Dugaan Gratifikasi
-
Ini Komentar Netizen ketika Mendengar 70 Tas Mewah Istri Rafael Alun Trisambodo, yang Asli Cuma 10
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara