SuaraCianjur.id- Sopir pribadi yang mengemudikan kendaraan dinas Bupati Kuningan, Ace Purnama ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Kuningan, dalam insiden kecelakaan yang menewaskan dua orang.
Dia menjadi tersangka karena dianggap telah lalai dalam mengemudikan kendaraan, hingga menimbulkan korban tewas.
"Sopir pribadi bupati kami tetapkan sebagai tersangka karena kelalaiannya, mengakibatkan dua orang meninggal dunia," ucap Kasatlantas Polres Kuningan, AKP Vino Lestari.
AKP Vino menyampaikan, jika sopir dari Acep Purnama itu berinisial UK (49). Dari hasil pemeriksaan kalau UK pada saat mengendarai mobil dinas, mengaku dalam kondisi yang mengantuk.
"Sehingga akibat kelalaiannya dalam mengemudi, mengakibatkan dua orang meninggal dunia di tempat dan satu lainnya luka berat," ungkapnya.
Vino mengatakan, ketika dilokasi kejadian perkara kendaraan dengan jenis Toyota Hilux E-8888-Y yang dikendarai oleh UK, maju dengan kecepatan normal.
Hanya saja melawan arus karena di depannya ada mobil patwal.
"Akan tetapi karena sopir mengantuk sehingga kendaraan oleng, menabrak lima kendaraan sepeda motor, baik yang sedang terparkir maupun dikendarai," bebernya.
Dari hasil pemeriksaan Vino mengatakan, kalau tersangka tidak dalam pengaruh obat terlarang. Terkini UK telah ditahan oleh kepolisian dan sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut.
"Sopir sudah kami amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tapi kami dapat pastikan, bersangkutan negatif dari obat terlarang atau narkoba," ungkapnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan