SuaraCianjur.Id- Kasus tabrakan pengendara motor yang ramai dibicarakan masyarakat belakangan ini mengundang komentar dari pakar pidana hukum.
Prof. Dr. Suhandi Cahaya, S.H., M.H., M.B.A., seorang pakar hukum pidana dan ahli dalam kasus ini, menyatakan bahwa penetapan tersangka oleh Polda Metro Jaya sudah sesuai dengan Undang-undang Lalu Lintas yang berlaku.
Pernyataan tersebut dikutip Quena dari YouTube Deddy Corbuzier, Dalam podcast berdurasi sekitar 46 menit yang di-upload pada Selasa, 7 Februari 2023 ini, Deddy Corbuzier mengundang pakar hukum pidana yang sudah eksis di bidangnya.
“Saya punya video full-nya, saya bukan mau belain polisi, tapi memang ada kesalahan dari pihak pengendara motor. Coba kita putar sama-sama,” ucap Deddy Corbuzier.
Terlihat video yang merekam detik-detik kecelakaan antara sepeda motor dan mobil, Deddy pun berkomentar atas kejadian tersebut. “Ini kalau kita lihat, ada pengendara motor. Nah, motor jatuh pas si mobil lagi jalan. Saya merasa bahwa ngga keburu si mobil untuk ngerem,” ungkap Deddy.
“Katanya nanti (setelah itu) yang punya mobil turun dan nolongin, gimana kasus ini, Prof?” tanya Deddy kepada Prof. Suhandi.
Menurut Prof. Suhandi, pengendara motor yang tertabrak ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap ada kelalaian yang menyebabkan kematian.
“Saya baca BAP polda itu memang betul motor itu jatuh, jatuhnya ke kanan pas si mobil itu ngga punya kesempatan lagi untuk injak rem atau apa karena cepat sekali,” tandasnya.
Selain menjadi ahli pada kasus yang sedang berjalan ini, Prof. Suhandi juga melihat secara langsung suasana di TKP.
Baca Juga: Shin Tae-yong Tak Hadiri Pertemuan, Persija Serukan Tuntutan Ini ke Timnas Indonesia
Ia menjelaskan bahwa pengendara motor jatuh dekat gorong-gorong untuk resapan air hujan.
“Jatuhnya karena itu (lubang resapan air hujan)?” tanya Deddy Corbuzier.
“Iya, katanya begitu menurut polisi,” jawab Prof.Suhandi
Ia juga menjelaskan bahwa penetapan tersangka oleh Polda Metro Jaya sesuai dengan Pasal 310 Ayat (3) dan Pasal 229 Ayat (4) Undang-undang Lalu Lintas yang berlaku.
Walaupun demikian, Prof. Suhandi mengatakan bahwa keluarga tidak bisa menerima penetapan tersebut karena anaknya yang tertabrak ditetapkan sebagai tersangka.
Ia menambahkan bahwa hal ini wajar karena pihak keluarga merasa tidak puas dengan keputusan yang diambil.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Umuh Muchtar Beri Wejangan, Minta Persib Bandung Tak Remehkan Persebaya Surabaya
-
Syuting dari Pagi Hingga Pagi Lagi, Naysilla Mirdad Ungkap Kerasnya Dunia Stripping
-
Hugo Ekitike: Sejujurnya, Saya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol
-
Puji Lamine Yamal, Hansi Flick: Semua Orang Tahu Kualitasnya
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026: Waktu Sahur, Sholat & Doa Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 2 Maret 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas