SUARA CIANJUR - Pada sesi latihan perdana Timnas Putri Indonesia di Lebanon, Kamis (6/4/2023) jelang laga kualifikasi Olimpiade Paris 2024 zona Asia. Pelatih Rudy Eka Priyambada mewaspadai gaya permainan yang akan diterapkan oleh tim tuan rumah, serta ungkap strategi untuk mengatasinya.
“Kami sudah menganalisa bagaimana permainan kedua tim di laga perdana grup F." kata Rudy Eka Priyambada mengawali, dikutip cianjur.suara.com, Jumat (7/4/2023).
Ia mengungkapkan bahwa, timnya harus bisa bermain menekan ketika menghadapi tim tuan rumah Lebanon, sebab tim lawan memiliki kecenderungan bermain bola panjang.
"Tentu yang menjadi catatan adalah bagaimana tim ketika menghadapi Lebanon, dimana kami harus dalam posisi menekan dan diikuti antisipasi long ball." ungkapnya.
Hal tersebut dikarenakan, tim lawan memiliki keunggulan dari segi postur tubuh yang lebih tinggi. Oleh karena itu, skuat Garuda Pertiwi perlu mewaspadai dan mengantisipasinya dengan cara yang tepat.
"Tim tuan rumah memiliki pemain-pemain berpostur tinggi dengan antisipasi kecepatan bola. Kita harus mewaspadai kelebihan mereka dengan strategi yang pas.” jelas pelatih Rudy Eka Priyambada.
Timnas Putri Indonesia sendiri, dijadwalkan akan menghadapi tim tuan rumah Lebanon pada malam ini, Jumat (7/4/2023) waktu setempat, serta Taiwan pada, Senin (10/4/2023) mendatang.
Sumber: pssi.org
Baca Juga: 4 Zodiak yang Cenderung Menjadi Pemikir Tingkat Tinggi, Kamu Termasuk?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?