/
Rabu, 12 April 2023 | 13:31 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Mobil Fortuner hitam penabrak ojol di Jaksel merupakan milik pensiunan pegawai Menteri Pertahanan (ANTARA)

SUARA CIANJUR- Kasus anak pejabat seperti tidak ada habisnya. Mobil berpelat nomor dinas Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang diduga melakukan kebut-kebutan sampai menabrak ojek online di jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan ternyata dikendarai oleh anak pensiunan kemenhan.

Brigjen Edwin Adrian Sumantha yang merupakan Kepala Biro Humas Menhan pun buka suara bahwa pihaknya telah mencabut surat izin dan melakukan penyitaan pelat nomor dinas di mobil Fortuner milik pelaku.

"Mengingat pemilik kendaraan sudah pensiun maka surat ijin kendaraan dengan memakai pelat dinas Menhan sudah ditarik dan tidak berlaku lagi bagi pemiliknya," kata Edwin kepada wartawan, Rabu (12/4/2023).

Edwin mengungkapkan, bahwa kasus kecelakaan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tua pengemudi selaku pensiunan di Kemenhan telah siap menanggung biaya pengobatan dan kerugian kendaraan.

"Sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan masing-masing pihak telah saling memaafkan," katanya.

Berbeda dari Edwin, juru bicara Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Danhil Ahzar Simajuntak menghimbau kepada masyarakat luas apabila menemukan adanya penyalahgunaan pelat nomor dinas Menhan untuk dilaporkan.

"Sesuai perintah Menteri Pertahanan semua pelat-pelat dinas Kemhan harus ditertibkan tidak boleh digunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak. Dan kami mohon bantuan masyarakat agar tidak takut melaporkan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil berpelat dinas Kemhan terlibat kecelakaan dengan satu mobil mewah dan sepeda motor milik pengemudi ojol di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Foto terkait kondisi mobil tersebut beredar di media sosial hingga viral. (*)

Baca Juga: Teco: Bali United vs PSIS Semarang Bertanding di Tempat Netral, Ini Akan Sangat Beda

Load More