SUARA CIANJUR- Ema Sumarna, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung meminta personil di Dinas Perhubungan Kota Bandung untuk fokus dalam Idul Fitri 1444 H dengan banyak yang diturunkan ke lapangan untuk membantu masyarakat, walau OPD tersebut sedang diterjang isu korupsi.
"Saya tekankan ke Dishub karena sekarang dekat momentum Idul Fitri, saya minta lebih banyak yang di lapangan itu di perempatan-perempatan titik kemacetan, pusat-pusat perbelanjaan, bila perlu SDM perbantukan saja jangan pendekatan bidang kalau cakupannya memang tidak mencukupi," kata Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Senin.
Bahkan, dorongan supaya jangan hanya di kantor yang dibeberkan oleh Ema tersebut berlaku di semua bidang pekerjaan agar semakin tinggi kekuatan untuk membantu pelayanan pada publik.
"Saya minta jangan terlalu kaku lah, saya pikir tidak akan melanggar hukum apabila kita meminta bantuan rekan-rekan untuk sama-sama turun ke lapangan, terkecuali pengujian kendaraan ramp check dan pemeriksaan pengemudi yang tidak bisa orang sembarangan," ucapnya.
Ema memberikan wejangan untuk jangan sampai kehilangan motivasi di Dinas Perhubungan Kota Bandung setelah pejabat tingginya menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi CCTV, yang juga menyeret Wali Kota Bandung Yana Mulyana.
"Namun ketika saya tadi mendatangi ke sana, gestur mereka bersemangat dan mereka harus tetap melaksanakan tugas semaksimal mungkin bahkan harus jauh lebih baik, terlebih sekarang momentum Idul Fitri kan Dishub itu identik dengan kepolisian yang juga sudah menegaskan mereka bekerja bersama-sama," ucapnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya sudah menetapkan Wali Kota Bandung Yana Mulyana sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi suap dan penerimaan gratifikasi pengadaan CCTV dan penyedia jasa internet untuk proyek "Bandung Smart City" tahun anggaran 2022-2023. (*) [ANTARA]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
3 Pemain Diaspora yang Jadi Senjata Timnas Indonesia U-17 Hadapi Grup Neraka Piala Asia 2026
-
IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran
-
25 Quotes Hari Buruh untuk Pekerja Kelas Menengah yang Tangguh
-
Kisah Solati: Bekerja, Kuliah, dan Mengabdi di Tengah Kesibukan Sehari-hari
-
Hasil Liga Europa: Gol Telat Mario Dorgeles Bawa Braga Menang Dramatis Atas Freiburg!
-
Long Weekend May Day di Jogja: Siapkan Payung, Hujan Ringan Diprediksi Guyur Kota Pelajar
-
Vivo T5 Pro 5G All-Rounder 4 Jutaan: Desain Tipis dengan Baterai 6500 mAh
-
Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir May Day 2026 di Kawasan Monas
-
Hasil Liga Europa: Nottingham Forest Kalahkan Aston Villa, Chris Wood Jadi Penentu
-
Duh! Dewan Pembina dan Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Pernah Tersandung Kasus Korupsi