SUARA CIANJUR – Setelah satu bulan kita menyempurnakan rangkaian ibadah bulan puasa, bahkan telah menunaikan shalat Idul Fitri.
Berbahagia di hari raya yang tentunya akan mengumpulkan banyak memori baik di masa ini, pun demikian untuk masa yang akan datang lebih baik dari itu.
Ada sesuatu yang sangat istimewa di rangkaian bulan Syawal, bila hari pertama kita menunaikan shalat Idul Fitri, bercengkrama dengan keluarga.
Hari kedua hingga akhir bulan ada rindu yang sangat istimewa untuk menyempurnakan puasa enam hari di bulan Syawal.
“Menunaikan puasa enam hari yang berlangsung di bulan syawal, maka nilai puasa gabungan antara rombongan yang sebulan itu, plus enam hari yang ditunaikan di bulan Syawal. Ini digabungkan keduanya nilainya sama dengan puasa selama satu tahun,” ujar Ustadz Adi Hidayat.
Selain itu juga, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa ada tiga keutamaan hal penting yang dapat diulas dari hadits, diantanya:
Yang pertama, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam memberikan apresiasi yang tinggi kepada setiap insan beriman yang telah menyempurnakan puasa Ramadan, dengan memberikan satu tambahan enam hari puasa.
Maka enam hari nilai keseluruhannya menjadi puasa yang setara dengan satu tahun penuh.
“Ini rumusnya bisa didapati dalam Al-qur’an Surah ke-6 Al-An’am di ayat 160 bahwa siapa pun insan beriman yang mengajarkan satu perbuatan baik, bernilai ibadah. Maka disisi Allah tertuliskan nilainya 10 kebaikan,” terang Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Ruang Ganti Bayern Munich Tak Kondusif, Guardiola Minta Man City Tetap Waspada
Yang kedua, yang paling penting untuk dipahami adalah teknis penunaian puasa Syawal. Puasa Syawal bisa berurutan, dan bisa juga berselang jika ada satu kondisi kegiatan atau peristiwa yang lain.
Yang terakhir, persoalan fikih yang juga tidak kalah penting. Jika masih memiliki utang puasa, khususnya pada Muslimah utamakan yang wajib walaupun jaraknya masih lama.
Jadi, tunaikan utang puasa telebih dahulu, lalu tunaikan puasa Syawal walaupun waktunya tidak mencukup, tetapi tanamkan keinginan kuat untuk melalukannya. (*)
Sumber: YouTube Ustadz Adi Hidayat
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo