/
Rabu, 26 April 2023 | 09:12 WIB
Pep Guardiola manajer dari Manchester City optimis bahwa klubnya akan meraih gelar kelima di Liga Premier Inggris karena memiliki momentum (Paul ELLIS / AFP)

SUARA CIANJUR- Pep Guardiola, Manajer dari Manchester City mengaku bahwa dirinya dikelilingi rasa gugup saat timnya semakin mengancam pimpinan Arsenal dalam berburu gelar Liga Premier Inggris, menjelang pertandingan antara dua tim tersohor tersebut Rabu malam waktu setempat.

The Gunners memimpin lima poin dari juara bertahan City, tapi momentum ada di pihak City karena mereka punya dua pertandingan di tanganm sementara Arsenal bermain imbang dalam tiga pertandingan terakhir mereka.

Guardiola mengincar gelar Liga Premier kelimanya dalam tujuh musim di Inggris bersama klub yang ia pegang, dan rasa gugup terebut diyakininya sebagai tanda bahwa ia mendorong untuk meraih lebih banyak kesuksesan.

"Itu pertanda bagus, sedikit gugup." pungkas Guardiola saat konferensi pers pra pertandingan.

"Menjadi gugup adalah bagian dari hidup kita, menjadi cemas adalah bagian dari hidup kita, menjadi takut adalah bagian dari hidup kita. Kita tidak harus menjadi sempurna".

"Ketika kita mendidik anak-anak kita, mereka (berpikir) harus sempurna untuk Instagram dan Tiktok, dan hal semacam ini mereka harus jenius".

"Tapi saya akan mengatakan ketidakpastian, hal-hal yang terjadi sebelum pertandingan terjadi. Ketika saya merasakan perasaan itu, saya tahu itu normal. Masalahnya adalah jika saya tidak memiliki perasaan itu".

Kini, pasar taruhan menjagokan City untuk tidak hanya mempertahankan gelar mereka tetapi juga menyamakan prestasi Manchester United pada 1998-1999 sebagai satu-satunya tim Inggris yang memenangakan Liga Premier, Liga Champions, dan Piala FA di musim yang sama. (*) (ANTARA)

Baca Juga: Dari Sleman, Mardiono Bakal Umumkan Capres PPP Siang Nanti

Load More