SUARA CIANJUR - Ganjar Pranowo, calon presiden dari PDIP, mengatakan bahwa ia memiliki hubungan yang baik dengan Anies Baswedan, calon presiden dari Koalisi Perubahan.
Bahkan pada momen Idul Fitri yang lalu, keduanya berkomunikasi melalui telepon dan saling tertawa.
"Kemarin pada saat Syawal (Anies) telepon saya menyampaikan selamat hari raya Idulfitri karena kami juga komunikasi. Buat saya kandidat yang ada teman. Tidak ada yang tidak saya kenal, kebetulan saya kenal semua dan kami komunikasi baik-baik saja," ungkap Ganjar.
Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa ia dan Anies Baswedan berjanji untuk bersaing secara adil dalam kontestasi politik, seperti yang disampaikannya melalui telepon saat Idulfitri lalu.
Dalam percakapan tersebut, mereka berkomitmen untuk tidak melukai perasaan banyak orang.
"Saya sampaikan pada Mas Anies seandainya kemudian nanti Tuhan memberikan jalan kepada kita untuk berkompetisi dengan sehat, yuk kita bawa dalam sebuah kontestasi yang sehat. Yuk kita tidak menyakiti perasaan banyak orang, yuk kita bawa ide-ide yang kemudian bisa kita komunikasi, dan sepakat dan kita ketawa-ketawa karena apa? Karena kita berteman," paparnya.
Ganjar berpendapat bahwa etika dalam bersaing di dunia politik harus dimulai dari sekarang.
Ia menegaskan bahwa dirinya dan Anies memiliki hubungan persahabatan yang kuat karena keduanya adalah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM)..
Oleh karena itu, keduanya telah berkomitmen untuk bersaing secara sehat dan tidak mengganggu perasaan banyak orang.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Full Senyum Ngaky Disangka Kakak Mayang, Netizen Auto Sewot: Mulai Ngehalu Lagi
"Ada saatnya kadang-kadang kita bersama, tapi pada sisi yang lain yuk kita salaman untuk bertanding. Sehingga sportivitas ini mesti kita mulai dari sekarang. Sehingga para followers tidak mengungkapkan ekspresi kebencian yang mendalam. meskipun ini tentu tidak mudah," imbuhnya.
Ganjar Pranowo mendapat dukungan resmi sebagai calon presiden (capres) dari PDIP untuk Pilpres 2024 pada tanggal 21 April 2023.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga bergabung untuk mendukungnya.
Sementara itu, Anies Baswedan telah diusung sebagai capres oleh NasDem pada tanggal 3 Oktober 2022, beberapa waktu sebelum Ganjar diusung.
Selain NasDem, Anies juga mendapat dukungan dari dua partai lainnya, yaitu Demokrat dan PKS. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Alarm Darurat Kampus! Mahasiswa UNNES-PMII Salatiga Gerak Cepat Lawan Kekerasan Seksual
-
Akhir Drama Keluarga di Tulungagung: Tangis Bahagia Pasutri Beda Negara Bisa Peluk Kembali Buah Hati
-
Lelah Jadi Pejuang Cita-cita? Dengar Lagu Tulus Ini untuk Menyalakan Kembali Api Mimpimu
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Ditresnarkoba Polda Jateng Bongkar Jaringan Obat Terlarang di Pekalongan, Ribuan Pil Disita
-
KPK 'Obrak-abrik' Surabaya dan Tulungagung: Jejak Panas Gatut Sunu dan Temuan Uang di Kantor Setda
-
Bejat! 7 Fakta Ayah di Cilacap Hamili Anak Kandung, Terungkap saat Korban Melahirkan di Kamar Mandi
-
7 Rekomendasi Tumbler Tahan Banting dan Tahan Suhu Tinggi: Harga Miring, Desain Kece!
-
3 Fondasi jadi Manusia yang Tenang di Buku Be Calm, Be Strong, Be Grateful
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo