SUARA CIANJUR - Doni Hamdani, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pangandaran, menuduh Husein Ali Rafsanjani, seorang guru muda yang mengungkap kasus dugaan pungli di lingkup pendidikan Pangandaran, Jawa Barat, mengalami masalah kejiwaan.
Menurut Doni Hamdani, Husein Ali Rafsanjani tidak lulus tes kejiwaan, sehingga ia dianggap tidak memenuhi syarat untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Dia tidak layak lulus jadi PNS karena waktu tes kesehatan jiwa itu, ya, dia tidak lulus. Berarti kan secara kejiwaan dia tidak layak ya,” ucap Doni dalam sebuah video beredar.
Dalam merespons tuduhan dari Kepala BKPSDM, Husein Ali Rafsanjani menyatakan bahwa dirinya telah lelah menghadapi berbagai intimidasi.
Dengan suara yang gemetar dan dengan upaya keras menahan air mata, Husein mengakui bahwa tujuan utamanya sebenarnya hanya ingin menjadi seorang guru yang dapat mengajar.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Husein, saya cuma mau bilang saya cape. Saya cuma pengin mengajar Pak, saya guru saya cuma pengin ngajar, itu aja Pak,” ujar Husein.
Husein mengungkapkan bahwa ia tidak memedulikan tudingan Kepala BKPSDM Pangandaran yang menyebutkan bahwa dirinya memiliki masalah kejiwaan.
Dalam upaya menghindari adanya perdebatan yang tidak produktif, Husein memilih untuk menerima tuduhan tendensius dari Doni Hamdani tersebut.
"Bapak mau bilang saya tidak layak, bapak mau bilang saya tidak sehat secara jiwa, terserah. Kalau itu bisa bikin semua ini selesai, saya iyain semua pak, terima kasih,” sebutnya. (*)
SUMBER: FRIX MEDIA
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting