/
Kamis, 11 Mei 2023 | 15:28 WIB
Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa keputusan ini disebabkan oleh keterbatasan kamar hotel di daerah tersebut. (Dok Sekretarian Negara)

SUARA CIANJUR - Dua pemimpin negara yang akan menghadiri KTT ASEAN ke-42 telah memutuskan untuk tidak menginap di Labuan Bajo.

Mereka memilih menginap di hotel di Denpasar, Bali. 

Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa alasan di balik keputusan ini adalah karena keterbatasan kamar hotel di Labuan Bajo.

Mengutip dari laman Lambe Turah, "Tadi, saya sudah sampaikan, memang kamarnya tidak mencukupi," jelas Presiden Jokowi.

Jokowi juga memastikan bahwa Indonesia, sebagai tuan rumah, telah melakukan persiapan lengkap untuk menyambut para tamu KTT ASEAN di Labuan Bajo.

"Semuanya sudah siap. Udah kemarin kita terkahir itu habis lebaran sudah kita cek semuanya sudah siap. Intinya tinggal pelaksanaan," tambahnya.

Jokowi dan beberapa kementerian mulai menjalankan tugas mereka di Labuan Bajo.

"Konsentrasi di ASEAN Summit, semua kementerian dan lembaga konsentrasi di sini. Saya kira semuanya terlibat, karena memang baik dalam penyambutan baik dalam penyiapan kulinernya, homestay ya, semuanya. Kita siapkan juga kapal," pungkasnya. (*)

(*/Haekal)

Baca Juga: 4 Cara Hadapi Tim Lawan yang Menggunakan Kagura di Game Mobile Legends

Load More