SUARA CIANJUR - Penggunaan tilang manual kembali diberlakukan sementara ini sebagai solusi atas keterbatasan infrastruktur tilang elektronik yang masih terbatas.
Dalam hal ini, kamera ETLE mobile berperan penting dalam menindak pelanggaran lalu lintas secara otomatis dan efisien.
Namun, jumlah kamera yang tersedia saat ini belum mencukupi untuk meliputi seluruh daerah yang membutuhkan pengawasan.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, mengungkapkan bahwa keterbatasan jumlah kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile atau tilang elektronik menjadi salah satu alasan mengapa polisi kembali menerapkan tilang manual.
Sandi menjelaskan kepada wartawan bahwa ke depannya, apabila pengadaan kamera ETLE semakin banyak dan mampu mencakup area-area tertentu, tilang manual tidak akan digunakan lagi.
"Ya nanti Insya Allah ke depan apabila pengadaan sudah semakin banyak, tempat-tempat tertentu juga bisa di-cover dengan ETLE maka tilang manual juga tidak akan kita gunakan lagi," papar Sandi.
Meskipun tilang manual dianggap sebagai langkah sementara, Polri tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan penggunaan tilang elektronik guna memperbaiki penegakan hukum di bidang lalu lintas.
Dengan peningkatan infrastruktur dan pengadaan lebih banyak kamera ETLE, Polri berharap dapat mengurangi kebutuhan akan tilang manual di masa depan.
Sementara tilang manual masih diberlakukan, Polri akan terus melakukan evaluasi terhadap penggunaan kamera ETLE dan kebutuhan tilang manual.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa penegakan hukum di bidang lalu lintas dapat dilakukan dengan optimal, sesuai dengan perkembangan teknologi dan infrastruktur yang ada. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran dan Tinggalkan Tradisi?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya