SUARA CIANJUR – Publik sepak bola Indonesia tentu sangat berharap adanya kemajuan dalam pengelolaan liga, khususnya adalah terkait dengan penggunaan teknologi VAR dalam setiap pertandingan.
Hal ini sebagai upaya perbaikan kualitas kompetisi, apalagi jika berkaca pada kualitas wasit, maka langkah untuk menggunakan VAR adalah langkah yang tepat.
Namun, ternyata untuk penggunakan VAR, tidak sedikit jumlah uang yang harus dikeluarkan. Menurut Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus mengungkapkan bahwa untuk menggunakan VAR, setidaknya dibutuhkan nominal sebesar Rp 100 miliar.
"(Biaya VAR) banyak itu, enggak cukup Rp 10 Rp 20 miliar, mendekati Rp 100 miliar. VAR itu regulasi yang investasi lalu liga yang menginvestasikan, (kemudian) kami pasang di 18 stadion," ujar Ferry Paulus, dikutip dari laman Instagram @siaran.timnas, Senin (29/5/2023).
Dirinya juga menjelaskan bahwa tantangan untuk menggunakan VAR adalah terkait dengan wilayah geografis stadion klub Liga 1.
“Jadi kalau di Indonesia semua klub itu ada karena di sini geografisnya agak lebar, bandwidth-nya juga variatif," tambah Ferry Paulus.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengkonfirmasi bahwa penggunaan VAR ini akan dilakukan di putaran kedua Liga 1 musim 2023/2024. Hal ini karena perlu ada penyesuaian dan training kepada seluruh operator.
"Mudahan-mudahan sistem VAR sudah diberlakukan. Tetapi di pertengahan musim karena perlu ada training," kata Erick Thohir. (*)
Baca Juga: Mantapkan Konsolidasi Pemilu 2024, Golkar Kumpulkan Para Elite Di Rakernas Pekan Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali