SUARA CIANJUR - Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD telah meminta polisi untuk melakukan penyelidikan terhadap informasi yang disebut A1, yang menjadi sumber Denny Indrayana terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang penggunaan sistem proporsional tertutup dalam Pemilu.
Dalam pernyataannya, Denny Indrayana, seorang Guru Besar Hukum Tata Negara, mengungkapkan bahwa ia menerima informasi yang menyebutkan bahwa MK akan memutuskan untuk kembali ke sistem proporsional tertutup dalam Pemilihan Legislatif (Pileg), mirip dengan yang diterapkan pada era orde baru.
Hal ini berarti bahwa pemilihan wakil rakyat akan kembali dilakukan dengan memilih tanda gambar partai politik saja.
Informasi yang diterima juga menyatakan bahwa komposisi putusan tersebut adalah 6 banding 3 dalam hal persetujuan dan penentangan.
Mahfud merespons hal ini dengan menyoroti bahwa putusan MK telah bocor sebelum dibacakan, tanpa mempertimbangkan faktor-faktor lainnya.
“Terlepas dari apa pun, putusan MK tak blh dibocorkan sblm dibacakan,” cuit Mahfud.
Menurut Mahfud MD, Denny Indrayana telah membocorkan informasi yang dapat dianggap sebagai pelanggaran serius, karena hal itu dapat dikategorikan sebagai pembocoran rahasia negara.
Mahfud MD berpendapat bahwa tindakan ini menciptakan preseden yang buruk.
Sehubungan dengan hal tersebut, Mahfud MD meminta pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap Denny Indrayana sebagai narasumber yang memberikan informasi tersebut.
“Info dari Denny ini jd preseden buruk, bs dikategorikan pembocoran rahasia negara. Polisi hrs selidiki info A1 ygkatanya menjadi sumber Denny agar tak jd spekulasi yg mengandung fitnah,” sebut Mahfud.
Mahfud MD juga menekankan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) harus dijaga sebagai rahasia yang ketat sebelum dibacakan secara resmi.
Namun, setelah putusan tersebut diputuskan dalam sidang yang resmi dan terbuka, informasi tersebut harus disampaikan secara luas.
Selanjutnya, Mahfud MD menyatakan bahwa meskipun pernah menjabat sebagai Ketua MK, dia bahkan tidak berani meminta petunjuk atau bertanya tentang keputusan MK sebelum dibacakan.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kerahasiaan putusan tersebut hingga saat pengumuman resmi dilakukan.
“Sy yg mantan Ketua MK sj tak berani meminta isyarat apalagi bertanya ttg vonis MK yg belum dibacakan sbg vonis resmi. MK hrs selidiki sumber informasinya,” pungkas Mahfud. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
-
Dianggap Bocorkan Rahasia Negara dan Sebar Fitnah, Polri Didesak Tangkap SBY dan Denny Indrayana
-
Presiden SBY Menyuarakan Keprihatinan terkait Kabar MK dan Mendukung Sistem Proporsional Terbuka dalam Pemilu 2024
-
Rahasiakan Strategi Bebaskan Pilot Susi Air di Papua, Mahfud MD: Tidak Semua Harus Dibicarakan ke Publik
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Komdigi - Meta Berantas Spam Judi Online, Bentuk Tim Khusus Lawan Bot di Instagram dan Facebook
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
-
Gara-gara kecanduan Judol, Pria di Malang Gasak 14 iPhone
-
BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham
-
Resmi! Shrek Akan Rilis Proyek Film Spin-off Donkey pada Juni 2028
-
Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi
-
Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz
-
Mengenal Orlando Gill: Dari Jualan Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK