SUARA CIANJUR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga merupakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, menyuarakan pendapatnya mengenai kabar tentang Mahkamah Konstitusi (MK) yang disebut-sebut akan memutuskan bahwa Pemilihan Umum akan menggunakan sistem coblos gambar partai atau proporsional tertutup.
Kabar ini muncul setelah pakar hukum Denny Indrayana mengklaim bahwa ia mendapatkan informasi bahwa MK akan mengembalikan sistem Pemilu ke proporsional tertutup.
Jika apa yang dikatakan oleh Denny benar, SBY menganggap bahwa hal tersebut akan menjadi isu yang besar dalam politik Indonesia.
Ia mempertanyakan alasan di balik perubahan sistem dari proporsional terbuka menjadi proporsional tertutup, terutama mengingat tahapan Pemilu seharusnya sudah dimulai.
Jika Pemilu benar-benar dilaksanakan dengan sistem proporsional tertutup, SBY menanyakan mengapa sistem proporsional terbuka yang sesuai dengan konstitusi digunakan dalam hal ini.
Menurutnya, tugas dan kewenangan MK adalah menentukan apakah sebuah undang-undang bertentangan dengan konstitusi, bukan menentukan sistem yang paling tepat.
SBY berpendapat bahwa jika MK tidak memiliki argumentasi yang kuat untuk mengubah sistem Pemilu ini, maka mayoritas rakyat akan sulit menerima keputusan tersebut.
Ia mengingatkan bahwa semua lembaga negara harus bertanggung jawab kepada rakyat.
"Mestinya Presiden dan DPR punya suara tentang hal ini. Mayoritas partai politik telah sampaikan sikap menolak pengubahan sistem terbuka menjadi tertutup. Ini mesti didengar," tutur dia.
Baca Juga: Proses Cerai dengan Inge Anugrah, Ari Wibowo Klaim Anak-Anak Pilih Tinggal Bersamanya
SBY berharap agar Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2024 tetap menggunakan sistem proporsional terbuka.
Setelah Pemilu 2024 dilaksanakan, SBY menyatakan bahwa Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dapat bersama-sama mengevaluasi sistem Pemilu yang sedang berlaku.
“Untuk kemungkinan disempurnakan menjadi sistem yang lebih baik,” sebut SBY. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
-
Sentuhan Hangat Bupati Bogor: Undang Anak Yatim dan Berdayakan PKL di Lebaran Akbar Pakansari
-
Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri
-
Silaturahmi Lebaran dan Budaya Gosip: Ketika Obrolan Hangat Berubah Arah
-
Buntut Bangkai Cicak di MBG Siswa: SPPG Citamiang Resmi Disegel Pusat
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah
-
Daftar Lengkap Titik Pelaksanaan Shalat Id Muhammadiyah di Kota Bandung 1 Syawal 1447 H
-
Awas "Jalur Neraka"! Ini Siasat Jitu Polisi Urai Kemacetan Horor di Pasar Cibadak Sukabumi
-
Kenapa Ban Mobil Sering Pecah saat Arus Mudik? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya