SUARA CIANJUR – Federasi sepak bola Indonesia, PSSI terus berbenah unutk perbaiki kualitas sepak bola, termasuk timnas Indonesia. Beberapa waktu lalu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir wacananya akan datangkan Direktur Teknik (Dirtek) asal Jerman.
Nama yang menyeruak adalah mantan pelatih Jerman, Joachim Loew. Mantan pelatih VFB Stuttgart ini pernah membawa Jerman meraih prestasi tertinggi, yaitu juara Piala Dunia 2014 di Brazil.
Meski demikian, keinginan PSSI untuk datangkan Joachim Loew tidaklah mudah dan murah. Menurut data dari laman Instagram @galeri.sepakbola.indonesia, dilihat Senin (5/6/2023), jika dirata-rata, Joachim Loew memiliki nilai bayaran yang cukup fantastis.
Setidaknya PSSI harus membayar sebesar 5 juta dolar AS per tahunnya, atau setara dengan Rp 74,5 miliar. Angka ini setidaknya lima kali lebih besar dari kontrak pelatih senior, Shin Tae Yong, yaitu sebesar 1 juta dolar AS pertahunnya, atau Rp 14,9 miliar pertahunnya.
Tentu ini jumlah uang yang tidak sedikit, yang mana PSSI harus pertimbangkan banyak faktor. Selain mendatangkan Dirtek, PSSI juga harus berpikir keras untuk melakukan pembiayaan terhadap sektor infrastruktur dan pembinaan pemain usia muda.
Sedikit fakta menariknya adalah, pelatih Shin Tae Yong pernah mengalahkan Joachim Loew dalam ajang Piala Dunia 2018. Pada saat itu, Shin Tae Yong yang menungangi Korea Selatan berhasil kalahkan Jerman di fase grup. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring