/
Jum'at, 16 Juni 2023 | 12:45 WIB
PPP berpotensi mengalihkan dukungannya dengan mendorong Sandiaga Uno sebagai calon presiden, membuka peluang perubahan dalam arah dukungan partai tersebut. (Suara.com/Bagaskara)

SUARA CIANJUR - Bergabungnya Sandiaga Uno dengan PPP juga menunjukkan adanya strategi politik yang dilakukan oleh kedua belah pihak.

Bagi Sandiaga, keputusannya untuk bergabung dengan partai politik ini dapat memperluas basis dukungannya dan memberikan akses yang lebih baik dalam meraih posisi politik yang diinginkannya.

Sementara itu, bagi PPP, kehadiran Sandiaga Uno sebagai tokoh yang cukup populer dan berpengaruh di mata masyarakat dapat memberikan keuntungan dalam memperoleh dukungan publik.

Setelah bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Uno mengungkapkan rasa ikhlasnya apabila tidak terpilih sebagai calon wakil presiden.

Keputusannya untuk bergabung dengan partai politik ini telah menimbulkan minat dan spekulasi di kalangan pendukungnya serta para pengamat politik.

Hal yang menarik adalah pernyataan dari Miftah Sabri, seorang pendukung Sandiaga Uno, yang mengungkapkan bahwa arah dukungan PPP bisa saja berubah setelah Sandiaga bergabung.

Dengan masuknya Sandiaga Uno ke dalam PPP, partai ini dapat mengambil keputusan yang berbeda dalam menentukan dukungannya untuk pemilihan presiden mendatang.

Saat Sandiaga memutuskan untuk mendukung Ganjar Pranowo, posisinya dalam PPP belum menjadi kader partai tersebut.

Miftah Sabri menjelaskan bahwa PPP memiliki kemungkinan untuk mengubah arah dukungannya dengan mendorong Sandiaga sebagai calon presiden.

Baca Juga: Uji Coba Tes Napas Inggris: Mengungkap Kanker pada Tahap Awal dengan Non-Invasif dan Tingkat Akurasi Tinggi

Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran Sandiaga Uno dalam partai tersebut dapat membawa perubahan dalam dinamika politik di dalamnya. (*)

Load More