/
Sabtu, 17 Juni 2023 | 18:32 WIB
Dokter Boyke menerangkan tentang ejakulasi dini pada wanita. Dan memberikan saran supaya wanita tidak cepat mencapai orgasme singkat ((Dok: Instagram @drboykediannugraha))

SUARA CIANJUR -  Dr. Boyke Dian Nugroho, menjelaskan bahwa wanita juga dapat mengalami orgasme terlalu cepat, mirip dengan ejakulasi dini pada pria.

Kondisi ini dikenal dengan sebutan early orgasm.

Dr. Boyke mengakui bahwa kondisi ini sering terjadi pada sejumlah pasangan dan dapat menimbulkan perasaan kecewa, terutama pada pria.

"Early orgasm pada seperti itu beberapa orang sih merasa seperti ada rasa kecewa. Kok belum apa-apa udah gitu (orgasme)," kata Dr. Boyke seperti yang dikutip dalam tayangan video di kanal YouTube Sonora.

Perasaan kecewa ini muncul karena setelah wanita mencapai orgasme, ia biasanya merasa rileks dan kehilangan gairah untuk melanjutkan aktivitas berhubungan suami istri.

Sementara itu, pria masih ingin melanjutkan aktivitas tersebut.

"Kalau dia udah orgasm, dia udah relaks, dia tidak terangsang lagi. Sementara prianya masih menggebu-gebu. Ini memang sering jadi persoalan," ungkap Dr. Boyke.

Oleh karena itu, ia mengingatkan agar kondisi early orgasm tidak dianggap enteng.

Jika belum siap untuk berkonsultasi dengan dokter, Dr. Boyke menyarankan pasangan suami istri untuk menggunakan trik tertentu selama hubungan seksual.

Baca Juga: PNM Rilis Susunan Jajaran Komisaris dan Direksi Baru

Dr. Boyke menyarankan agar pria tidak menyentuh titik-titik erotis pada wanita.

Titik-titik erotis merupakan area tubuh wanita yang lebih sensitif ketika disentuh dan dapat meningkatkan gairah seksual.

Area-area tersebut antara lain leher, tengkuk, telinga, belakang leher, pusar, puting, paha bagian dalam, dan sekitar vagina.

Di sisi lain, wanita juga disarankan untuk tidak berfantasi tentang hal-hal seksual.

"Si wanita diusahakan untuk berfantasi jangan ke seks. Berfantasi mikirin apa gitu, mikirin ibu tiri, jadi dia gak merasa gampang terangsang atau mikirin lagi naik gunung," saran Dr. Boyke. (*)

Load More