SUARA CIANJUR - Presiden Jokowi menyatakan pendapatnya mengenai penggunaan tenaga kerja asing, yang disebut sebagai "bule", untuk mengawasi proyek IKN Nusantara.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, telah mengumumkan rencana tersebut.
Baik Jokowi maupun Luhut, keduanya menyampaikan bahwa langkah ini perlu diambil untuk menjaga kualitas infrastruktur ibu kota baru.
"Kalau hanya satu dua yang mengarahkan, yang bisa mengontrol, mengawasi supaya hasilnya bisa kualitasnya baik, kenapa tidak," ucap Jokowi saat berkunjung ke Pasar Menteng Pulo, Kamis (15/6).
Jokowi juga menekankan bahwa rencana yang diajukan dalam rapat di Istana Negara khusus untuk peran pengawas dan bukan sebagai mandor.
Dia ingin memastikan bahwa kualitas bangunan di IKN Nusantara dijamin.
"Nanti kalau jelek gimana kualitasnya? Jangan nanti hasilnya kayak SD inpres mau?" ujarnya.
Sebelumnya, Luhut mengemukakan pentingnya langkah tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan sumber daya dalam negeri.
Dia mengakui bahwa secara kualitas, sumber daya yang ada belum dapat menjamin bahwa bangunan-bangunan tersebut akan memiliki kualitas yang baik.
Baca Juga: PPP Ungkap Calon Cawapres Potensial di Luar Sandiaga Uno untuk Pilpres 2024
"(Kata orang) masa kita enggak bisa? Ya enggak bisa. Kualitas kita masih miring-miring, kita pakai saja dulu dia (bule-bule),” ungkap Luhut.
Luhut juga mengharapkan agar Indonesia tidak merasa malu untuk mengakui kehebatan orang lain.
“Tapi kalau enggak bisa, ya kita belajar. Berapa lama? mungkin 6 bulan, mungkin setahun. Sehingga kualitas bangunan kita bermutu. Kualitas bangunan kita kuat, tapi masih belok-belok,” jelas Luhut. (*)
Berita Terkait
-
Nonton Langsung Indonesia Open 2023, Jokowi Doakan Anthony Ginting Bungkam Viktor Axelsen di Final
-
Di KIB Menyisakan Golkar dan PAN, Jokowi Disebut Bakal 'Cawe-cawe' Pertahankan Anggota Koalisi yang Tersisa
-
Mengenal SD Inpres yang Kualitas Pembangunannya Dibandingkan Jokowi dengan IKN
-
Jokowi Curhat Perjalanan Hidupnya hingga Jadi Orang Nomor 1 di Indonesia: Kena Gusur di Zaman Ndeso
-
Presiden Jokowi Dukung Proposal Perdamaian Prabowo di Ukraina dan Rusia
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran
-
Hartanya Terkuras, Putra Pengetik Naskah Proklamasi Hidup Sulit di Bekasi
-
Cara Mudah Punya Mobil Listrik Lewat Skema Pembiayaan Terbaru
-
Cinta yang Dibatasi atau Dijaga? Memahami Konsep Taaruf di Era Modern
-
Siapa Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol?
-
Di Mana Tempat Beli Sepatu New Balance Ori di Indonesia? Ini 4 Rekomendasi Toko Resminya
-
Wajah Malah Jerawatan dan Bruntusan Usai Eksfoliasi? Dokter Estetika Ingatkan Bahayanya
-
Bukan Sekadar Ubi: Pemprov Lampung Ingin Sulap 7,3 Juta Ton Singkong Menjadi Emas Hijau
-
IHSG Berpeluang Menguat ke 6.162, Reliance Sekuritas Unggulkan BBCA hingga SCMA
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Ampuh Angkat Minyak Berlebih