SUARA CIANJUR - Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengeluarkan pernyataan yang menyoroti Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai partai kecil yang mengganggu, setelah politisi PSI Ade Armando menyebut Ganjar Pranowo meneken kontrak politik dengan PDIP.
Pernyataan Ade menimbulkan kontroversi dengan menyiratkan bahwa jika Ganjar terpilih sebagai presiden, PDIP akan memiliki kendali penuh atas penentuan menteri dan posisi strategis lainnya.
Namun, Said Abdullah dengan tegas membantah klaim tersebut dan menilai bahwa pernyataan Ade hanyalah upaya PSI untuk mendapatkan perhatian publik dengan mengganggu partai besar seperti PDIP.
Dalam pandangan Said Abdullah, PSI dianggap sebagai partai kecil yang belum memiliki pengaruh signifikan dalam kancah politik nasional.
Sebagai ketua DPP PDIP, Said Abdullah mempertahankan keyakinannya bahwa PDIP adalah partai yang kuat dan mapan.
Dia menekankan bahwa PDIP memiliki pengalaman yang luas dalam berpolitik dan memiliki jejak rekam yang terbukti sebagai partai yang mengedepankan demokrasi dan kepentingan rakyat.
Pernyataan Ketua DPP PDIP Said Abdullah tentang PSI sebagai partai kecil yang mengganggu menunjukkan pandangan kuatnya terhadap posisi dan kekuatan PDIP.
Dia membantah klaim Ade Armando dan menegaskan bahwa PDIP akan terus bekerja keras untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan membangun negara yang lebih baik, tanpa terpengaruh oleh serangan politik dari partai-partai kecil. (*)
Berita Terkait
-
Ini yang Dilakukan Sandiaga Uno setelah Mendapatkan Rekomendasi Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
-
PDIP dan Gerindra Tersenyum Lebar, Ini Alasannya!
-
MK Ancam Bubarkan Partai Politik Terlibat Politik Uang: Langkah Tegas Melawan Praktik Korupsi
-
Mantan Presiden AS Donald Trump Mengancam Menyeret Joe Biden ke Penjara Jika Terpilih Kembali pada 2024
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol
-
Jalan Tambang Bogor Barat Tetap Dibangun demi Ekonomi Rakyat
-
Misi Rahasia
-
4 Tinted Lip Balm di Bawah Rp50 Ribuan, Ciptakan Bibir Glossy dan Cerah
-
Garuda Siap Hadapi Kamboja di Stadion Pakansari Akhir Juni
-
3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
-
Desain Standout dan Harga Cuma Rp2 Jutaan, Infinix Hot 70 Cocok untuk Daily Entertainment
-
Melawan Arus Tren: Rahasia Converse Chuck Taylor Tetap Relevan di Era Modern
-
Kronologi Suami Bunga Zainal Tertipu Rp2,3 Miliar: Modus 'Double Date' Berujung Cek Kosong
-
Dari Mana Revolver Itu Berasal? Misteri Senjata dalam Tragedi Live TikTok Maut di OKI