SUARA CIANJUR - Erina Gudono mengungkapkan adanya perubahan pada Kaesang Pangarep setelah pernikahan mereka. Salah satu perubahan tersebut adalah ketertarikan Kaesang terhadap dunia politik.
Menurut Erina Gudono, sebelumnya Kaesang Pangarep tidak pernah tertarik untuk terlibat dalam politik.
Ungkapan tersebut dikemukakan Erina Gudono dalam video di saluran YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat yang diunggah pada Jumat (16/6/2023).
"Sebelumnya mas Kaesang tidak pernah memikirkan hal-hal politik. Namun tiba-tiba, dia mulai muncul dengan baliho dan adanya relawan, padahal dulu bilang tidak ingin terlibat dalam politik," ungkap Erina Gudono.
Karena hal itu juga membuat putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, ditanyai tentang kebijakan dan visi misinya jika maju sebagai calon Wali Kota Depok.
Kaesang menjawab dengan menyampaikan rencana kebijakan yang akan diterapkan, seperti memberlakukan denda bagi pelanggar yang membuang sampah sembarangan.
Namun, Erina menganggapnya sebagai lelucon dan mengungkapkan bahwa Kaesang sendiri juga tidak terlalu rapi di rumah.
Jika aturan tersebut benar-benar ada, Erina berpendapat bahwa denda tersebut akan berlaku juga bagi Kaesang sendiri.
"Alah.. dia ngomongin kebersihan, dia aja berantakan banget orangnya," jawab Erina Gudono sambil tertawa.
Baca Juga: Meski Main di Liga Inggris, Gaji Elkan Baggott Jauh Lebih Kecil Dibanding Pemain Liga 1
"Mas Kaesang ini kacau banget, baju kotor ke mana-mana, kalau masak sampah di mana-mana, harusnya itu dendanya juga berarti buat dia," lanjutnya.
Dan pastinya jawaban dari Erina Gudono itu berhasil membuat Kaesang dan seluruh tim studio tertawa.
Meskipun begitu, Erina Gudono mengungkapkan bahwa dia akan mendukung Kaesang asalkan dia memiliki niat yang baik dalam dunia politik.
Dia juga memberikan syarat bahwa sumber dana kampanye harus jelas. Meskipun Erina mengungkapkan lelucon tentang kebersihan Kaesang, dia tetap mendukung dan memberikan dukungan dalam latihan pidato dan penampilan kepala daerah yang serupa.
Di balik itu, video tersebut membuat banyak netizen mempertanyakan citra Kaesang Pangarep sebagai seorang calon politikus, dimana kritik Erina Gudono seolah menciptakan citra negatif untuk kampanye Kaesang.
Namun, Erina Gudono menjelaskan bahwa jika ada protes, itu harus dialamatkan kepada Kaesang sebagai penulis skrip dan pihak yang bertanggung jawab dalam kampanye tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Mengenal Habib Mahdi Alatas, Sosok Lantang Suarakan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry
-
Cek Perbedaan Wuling Eksion EV dan PHEV, Biar Nggak Nyesel Pas Turun dari Dealer
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Hangat dan Penuh Makna, EsCampur97 Hadirkan Pameran Space of Happiness
-
Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global
-
Daycare Little Aresha Disegel, Ini Tips Pilih Tempat Penitipan Anak yang Ideal
-
Wariskan Kicauan Burung: Mengapa Berburu dengan Senapan Angin Merusak Desa?
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania