SUARA CIANJUR - Idul Adha 1444 H atau Idul Kurban merupakan salah satu hari besar dalam agama Islam dan itu akan segera tiba dalam hitungan beberapa hari lagi.
Saat memasuki bulan Dzulhijjah dan sebelum Idul Adha 1444 H, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah tambahan, selain puasa Senin dan Kamis.
Dikutip dari laman voa.id, terdapat tiga jenis puasa sunnah yang dilakukan selama sembilan hari sebelum Idul Adha 1444 H, yaitu puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah.
Perlu diketahui bahwa puasa Dzulhijjah adalah puasa yang dilakukan antara hari Arafah dan hari Idul Adha.
Melakukan puasa Dzulhijjah ini diketahui memiliki keutamaan, yaitu penghapusan dosa bagi yang menjalankannya.
Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa pada sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah, seperti puasa dan zikir.
Memperbanyak dzikir pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah dianggap sebagai sunnah yang lebih dianjurkan dibandingkan dengan hari-hari lainnya.
Selain itu, memperbanyak dzikir pada hari Arafah juga memiliki keutamaan tersendiri.
Setiap jenis puasa memiliki keutamaannya masing-masing. Puasa Arafah, misalnya memberikan dua keuntungan bagi umat Islam yang tidak menunaikan ibadah haji.
Pertama, puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, seperti yang disampaikan oleh Rasulullah saw.
Kedua, pelakunya akan dibebaskan dari siksaan neraka. Oleh sebagian besar ulama, dosa yang dihapus dengan puasa Arafah adalah dosa kecil.
Untuk melaksanakan puasa Arafah, niat yang dinyatakan adalah "Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ," yang artinya "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'ala."
Selanjutnya, puasa Dzulhijjah memiliki keutamaan melipatgandakan pahala, sehingga puasa selama sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah setara dengan puasa satu tahun.
Niat yang dinyatakan dalam melaksanakan puasa Dzulhijjah adalah "Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta'âlâ," yang artinya "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala."
Kemudian ada puasa Tarwiyah yang juga memiliki keutamaannya, yaitu penghapusan dosa selama setahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes
-
Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI
-
Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang
-
Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi
-
Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok
-
Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur